Kendati telah diperpanjang masa pencarian remaja Prancis yang hilang saat mendaki Gunung Batukaru, namun sampai hari kesembilan belum ditemukan. Bahkan saat pencarian WNA bernama Txibo, 14 dari tim gabungan menurunkan anjing pelacak hingga drone. Sampai Rabu kemarin (4/9/2024) belum membuahkan hasil.
AWALNYA pencarian dilakukan nonstop selama tujuh hari. Selama sepekan. Nah, pencarian di hari ke -9 ini dilakukan adalah perpanjangan hari pencarian.
Harusnya pencarian sesuai prosedur selama tujuh hari selesai dilakukan Minggu (1/9/2024).
Namun oleh keluarga korban langsung dari konsulat Prancis meminta perpanjangan pencarian sampai tiga hari.
Kapolsek Pupuan AKP I Wayan Sudiarba mengatakan wisatawan Prancis Txibo, 14, belum ditemukan. Tim gabungan di hari kesembilan pencarian juga melibatkan anjing pelacak dan drone.
"Jadi hingga hari ini belum juga membuahkan hasil. Batas waktu pencarian dilakukan sampai besok (hari ini)," terang AKP Sudiarba.
Tak hanya itu, diakuinya pencarian secara niskala dengan melibatkan pemangku setempat juga telah dilakukan petugas.
Namun hasilnya masih nihil belum ada tanda-tanda korban ditemukan.
"Pencarian secara niskala sudah kami lakukan namun hasilnya sama. Mudah-mudahab besok ada titik terang," jelasnya.
SebelumnyaTxibo, 14, dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Batukaru. Awalnya Txibo ini mendaki bersama ayahnya Mrs Sooman, 45, dan kakaknya Lucas, 17, serta adiknya Rafael, 12.
Mereka mendaki dari jalur Pura Malen wilayah Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan pada Minggu (25/8/2024) sekitar pukul 10.00 wita.
Rencananya mereka akan turun di wilayah Desa Wongaya Gede Kecematan Penebel karena sudah memesan hotel di wilayah Penebel.
Sayangnya saat turun mendaki Mrs. Sooman, Lucas dan Rafael berhasil selamat turun. Namun Txibo dilaporkan tersesat. [*]
Editor : Hari Puspita