DENPASAR, radarbali.id - Penyelidikan terkait insiden letusan pistol milik Bripka I Made Dwi SP di Lobi hotel bintang lima The Mulia Nusa Dua, Selasa (3/9) sekitar pukul 15.00, dikabarkan telah selesai.
Bunyi letusan tak begitu jauh dari Duta Besar Spanyol untuk Indonesia H.E. Mr. Francisco de Asis Aguilera Aranda, itu tiada ada unsur lain. Dan dipastikan bahwa tidak sengaja.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, S.I.K., M.H menyatakan, damal Operasi Puri Agung II, pihaknya menggunakan strategi sinergi baik internal dan eksternal bersama TNI, Paspampres dan segenap elemen terkait seperti pemda dan masyarakat.
"Secara umum, Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Indonesia Africa Forum (IAF) ke-2 dan High Level Forum on Multi Stakeholders Partnership (HLF MSP) tahun 2024, berjalan dengan baik dan lancar," tesnya.
Bahwa menyangkut insiden tersebut, perwira melati tiga ini pastikan tidak sengaja. "Tidak sengaja. Situasi aman terkendali," singkat Jubir Polda Bali.
Sementera itu sejumlah sumber mengatakan, insiden letusan senjata milik anggota polisi, yang bertugas sebagai Banit Sat Resnarkoba Polres Jembrana, terjadi saat mengawal Dubes Spanyol dan hendak memasuki Hotel Mulia, Nusa Dua.
Saat hendak memasuki lobi ballroom, ia dihentikan oleh personel Deteksi Paspampres karena membawa senjata. Lalu diperintahkan untuk mengeluarkan dan mengosongkan senjata.
Namun, ketika mencabut senjata dan sebelum mengeluarkan magazine alias tempat peluru, terjadi letusan yang tidak disengaja. "Ya dia mengaku tak sengaja," cetus sumber petugas.
Dikatakan sumber yang meminta namanya dirahasiakan, para delegasi panik. "Anggota tersebut ikut panik bukan main. Dari gesturnya, dipastikan panik sekali. Namun, situasi segera dikendalikan oleh personel Paspampres yang bertugas," tambahnya.
"Ya, seperti yang saya katakan tadi. I Made Dwi SP dan barang bukti diamankan saat itu untuk dimintai keterangan lebih. Hasilnya, diketahui tidak ada unsur lain. Dia memang tidak sengaja," tutup sumber.***
Editor : M.Ridwan