Turis India yang Terseret Ombak Ditemukan Meninggal, Begini Surat Pernyataan Pihak Keluarga Mengikhlaskan Kejadian

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Dipublikasikan Sabtu, 19 Oktober 2024 | 22:45 WIB
TERSERET JAUH : Evakuasi jenazah Nilesh Mukhi usai ditemukan di Pantai Nusa Dua, seusai terjatuh dari tebing di Nusa Penida. (Istimewa)
TERSERET JAUH : Evakuasi jenazah Nilesh Mukhi usai ditemukan di Pantai Nusa Dua, seusai terjatuh dari tebing di Nusa Penida. (Istimewa)

SEMARAPURA, Radar Bali.id- Unit Reskrim Polsek Nusa Penida melaksanakan serah terima jenazah Nilesh Mukhi, 59, warga India yang terjatuh dari tebing destinasi wisata Angel’s Billabong, Dusun Sompang, Desa Bungamekar, Kecamatan Nusa Penida Rabu (16/10/2024) bertempat di RS Ngoerah, Jumat (18/10/2024) sekitar pukul 13.10.

Jenazah Nilesh Mukhi diserahkan terimakan kepada Yash Mukhi yang merupakan anak korban.

Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu Agus Widiono mengungkapkan, serah terima jenazah korban itu disertai dengan pembuatan surat pernyataan oleh pihak Yash Mukhi.

Di mana dalam surat pernyataan itu, Yash Mukhi menyatakan keluarga korban tidak akan menuntut secara hukum kepada pihak mana pun terkait kematian Nilesh Mukhi.

Itu dikarenakan keluarga korban sudah menerima kejadian dan mengikhlaskan apa yang terjadi terhadap korban. ”Surat pernyataan tersebut dibuat dan ditandatangani pada Jumat tanggal 18 Oktober 2024 di Denpasar,” terangnya.

Untuk diketahui, Nilesh Mukhi, 59 warga India yang terjatuh dari tebing destinasi wisata Anggel Billabong, Dusun Sompang, Desa Bungamekar, Kecamatan Nusa Penida Rabu (16/10/2024) sekitar pukul 10.45, akhirnya ditemukan, Kamis (17/10/2024) sekitar pukul 12.00.

Hanya saja, Mukhi ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dan mengambang di Perairan Nusa Dua, tepatnya sekitar 1,5 mil dari bibir pantai.

Nilesh Mukhi terjatuh dari tebing setelah terseret ombak yang mengempas tebing saat dia dan istrinya berfoto di sekitar tebing. [*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
musibah nusa penida turis india