AMLAPURA, Radar Bali.id- Seorang pemuda berinisial IGPL asal Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu ditemukan meregang nyawa dengan cara gantung diri. Aksi nekat pria 18 tahun tersebut dilakukan di dapur rumahnya sendiri pada Senin (28/10/2024).
Kasi Humas Polres Karangasem, Iptu I Gede Sukadana mengatakan, aksi gantung diri itu pertama kali diketahui oleh kerabat IGPL. Saat itu ayah korban meminta kerabatnya ini untuk mengajak IGPL ke salah satu klinik di Karangasem karena ada salah satu anggota keluarganya yang sedang menjalani rawat inap.
”Saat akan diajak, kerabatnya kaget karena melihat IGPL sudah dalam kondisi gantung diri di palang kayu dapur,” ujarnya.
Sukadana menuturkan, mendapat kondisi tersebut, kerabatnya itu langsung berteriak dan langsung menghubungi ayah IGPL. Saat itu, IGPL sempat dibawa menuju salah satu klinik dengan harapan nyawanya bisa tertolong. ”Saat tiba di klinik, oleh tim media, korban dinyatakan sudah meninggal,” ucap Sukadana.
Dari pengakuan kerabat korban kepada polisi, korban dikenal pendiam dan tak pernah memiliki masalah dengan siapapun. Namun dari pengamatan kerabatnya ini, sejak dua minggu terakhir IGPL terlihat gelisah. ”Kata keluarganya, sejak dua minggu terakhir, korban terlihat gelisah dan lebih tertutup dengan siapapun,” bebernya.
Hingga saat ini, pihak keluarga pun tak mengetahui pasti apa yang menjadi penyebab IGPL nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. ”Atas kejadian ini, pihak keluarga menerima sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi,” kata Sukadana.
Dari hasil pemeriksaan tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan, sehingga bisa dipastikan korban meninggal akibat gantung diri. [*]
Editor : Hari Puspita