Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Mendadak Muncul Angin Puting Beliung, Bangunan di Tabanan Ini Berantakan

Juliadi Radar Bali • Minggu, 19 Januari 2025 | 15:51 WIB
RUSAK BERAT : Kondisi bangunan milik warga Tabanan di daerah Soka yang rusak disapu angin puting beliung. (juliadi/radar bali)
RUSAK BERAT : Kondisi bangunan milik warga Tabanan di daerah Soka yang rusak disapu angin puting beliung. (juliadi/radar bali)

TABANAN, Radar Bali.id - Peristiwa bencana alam angin puting beliung terjadi di Banjar Soka dan Bugbugan Sari, Desa Senganan, Kecamatan Penebel pada Sabtu (18/1/2025) sore.

Dari informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan, bencana angin puting beliung tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Meski demikian menimbulkan kerugian materi ratusan juta. Untuk kejadian itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 15.00 Wita. 

Kepala Pelaksana BPBD Tabanan, I Nyoman Srinadha Giri akibat musibah bencana alam puting beliung

setidaknya beberapa bangunan  rusak, bahkan beberapa di antaranya ambruk.

Kerusakan akibat puting beliung itu tercatat di Banjar Soka. Di sana, bale piasan Pura Dadia Pasek Gelgel ambruk akibat peristiwa itu. "Kerugiannya diperkirakan mencapai Rp 100 juta," ungkapnya.

Selain itu akibat bangunan itu garase milik warga yang diketahui atas nama I Nengah Kuweta juga ikut ambruk.

Sisanya, bangunan milik warga yang mengalami kerusakan ringan seperti genteng atau seng yang lepas terbawa angin.

Kemudian di Banjar Bugbugan Sari, bale pertemuan di Pasraman Panguring Sadu milik I Gusti Ngurah Jaman juga rusak dan ambruk

Kerusakan pada bale di pasraman itu diperkirakan mengakibatkan kerugian mencapai Rp 75 juta. Dan, kondisi yang sama juga terjadi pada salah satu kandang milik warga setempat.

“Informasinya tidak ada hujan sebelumnya. Hanya angin kencang. Dan, tiba-tiba saja ada angin puting beliung itu,” bebernya.

Pusaran angin yang muncul tiba-tiba itu membuat banyak atap rumah warga seperti genteng dan seng terlepas. Ada yang kemudian terjatuh hingga turut terbawa pusaran angin.

Sedangkan bangunan-bangunan yang rusak berat dalam kejadian itu kemungkinan sempat terangkat saat dilintasi pusaran angin. “Karena terangkat, terus turun lagi, ambruk jadinya,” jelasnya.

Srinadha Giri menambahkan, pihaknya masih akan tetap memperbarui data kerusakan akibat puting beliung tersebut. Sementara ini, pihaknya baru mendata bangunan yang rusak berat dan sedang terlebih dulu.

“Besok kami masih akan melakukan pendataan. Kami data dulu yang rusak berat dan sedang. Kalau yang rusak ringan, seperti gentengnya ada yang beberapa terlepas, itu kemungkinan banyak,” pungkasnya.[*]

 

Editor : Hari Puspita
#tabanan #angin kencang #puting beliung #bencana #bpbd