Amor Ing Acintya, Serempetan dengan Mobil, Pemotor Nahas Ini Tewas Tabrak Pohon di Negara

Muhammad Basir • Dipublikasikan Senin, 20 Januari 2025 | 15:15 WIB
HEBOHKAN WARGA : Warga setempat mendatangi lokasi kejadian kecelakaan, di Jalan Denpasar - Gilimanuk, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo. (foto:polsek mendoyo/radar bali)
HEBOHKAN WARGA : Warga setempat mendatangi lokasi kejadian kecelakaan, di Jalan Denpasar - Gilimanuk, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo. (foto:polsek mendoyo/radar bali)

NEGARA, Radar Bali.id - Pengendara motor tewas setelah terlibat kecelakaan di Jalan Denpasar - Gilimanuk, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Minggu (19/1/2025).

Selain terlibat kecelakaan dengan mobil, pemotor juga menabrak pohon perindang.

Kapolsek Mendoyo Kompol I Dewa Gede Artana menjelaskan, kecelakaan yang terjadi Minggu pagi sekitar pukul 19.00 Wita, Jalan Denpasar - Gilimanuk kilometer 89 - 90, melibatkan dua unit kendaraan. Mobil DK 1509 ML dengan motor  DK 7505 VB.

Dijelaskan, kecelakaan terjadi saat mobil DK 1509 ML yang dikemudikan I Gusti Kade Setya Indra Yana, 31, asal Yehembang Kanginl, melaju dari arah timur ke barat.

Dalam kondisi arus lalin landai, jalan lurus marka jalan terputus putus, diduga hendak mendahului kendaraan lain.

Namun pada saat bersamaan motor DK 7505 VB yang dikendarai I Wayan Arta Widana, 37, asal Batuagung, juga mendahului mobil sehingga mengenai bagian depan kanan mobil DK 1509 ML. ”Dua unit kendaraan yang terlibat kecelakaan dari arah yang sama,” jelasnya.

Motor yang bersenggolan dengan mobil oleng ke kanan hingga menabrak pohon perindang jalan di sebelah kanan jalan.

Motor yang menabrak pohon perindang yang sudah mati menyebabkan motor hancur pada keropak samping kiri hancur spion kanan kiri. Pengendara motor tewas di tempat kejadian.

Sementara mobil yang terlibat kecelakaan hanya terdapat goresan pada bagian depan kanan dan pengemudi dalam kondisi sehat.

 ”Kecelakaan ditangani Unit Laka Satlantas Polres Jembrana,” terangnya. [*]

 

 

 

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
lakalantas jembrana Serempetan