SINGARAJA, Radar Bali.id - Seorang nenek (dadong) asal Banjar Dinas Alasangker, Desa Alasangker, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng bernama Ketut Redaning, 75, ditemukan dengan selamat, setelah sempat hilang selama 3 hari. Dadong Redaning diketahui menghilang dari rumah sejak Sabtu (18/1/2025), hingga ditemukan pada Senin (20/1) pagi.
Pencarian terhadap Redaning dilakukan melibatkan sejumlah instansi, mulai dari Basarnas, Polres Buleleng, Kodim 1609/Buleleng, Pemerintah Desa Alasangker, Pecalang, Linmas, hingga masyarakat dan keluarganya, yang total seluruhnya mencapai 100 orang.
Pukul 08.15 Wita, ratusan orang tersebut dibagi menjadi 2 tim yang dipandu masyarakat setempat, kemudian mulai bergerak melakukan pencarian terhadap lansia tersebut. Rute yang dipilih dan menjadi fokus adalah aliran sungai dan perkebunan. Ini juga berdasarkan petunjuk dari pihak keluarga.
”Sekitar pukul 08.40 Wita, korban berhasil ditemukan di area tegalan atau sekitar 1,5 kilometer dari rumahnya. Saat itu korban ditemukan dalam posisi terduduk lemah, namun dalam kondisi fisik yang stabil,” ujar Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika pada Senin (20/1/2025) siang.
Pasca berhasil ditemukan, korban kemudian dievakuasi dengan cara digendong menuju ke balai banjar setempat, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Sebab di sana, sudah menunggu tim medis dari Puskesmas Buleleng III.
Pemeriksaan terhadap dadong Redaning pun selesai sekitar pukul 09.20 Wita. Hasilnya secara fisik, korban dalam kondisi baik begitu juga dengan tekanan dan gula darahnya normal.
”Namun untuk psikisnya akan dipulihkan secara perlahan dan akan menjadi perhatian lebih lanjut, sebab korban yang sudah lansia hilang beberapa hari,” tutup AKP Diatmika. [*]
Editor : Hari Puspita