Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

VIRAL! Teriak Anjing Lalu Main Tebas Pakai Parang Usai Karaoke di Kafe Aseman, Sopir Terkapar Bersimbah Darah

Andre Sulla • Sabtu, 15 Februari 2025 | 02:43 WIB

 

BERSIMBAH DARAH: Yohanis NB, 37, terbaring lemas di RS karena alami luka di kepala dan wajah, Kamis 13 Februari 2025.
BERSIMBAH DARAH: Yohanis NB, 37, terbaring lemas di RS karena alami luka di kepala dan wajah, Kamis 13 Februari 2025.

MANGUPURA, radarbali.jawapos.com - Masyarakat perlu berhati-hati karena situasi kurang baik. Sebab belakangan ini selalu terjadi Tindak Pidana Penganiayaan bahkan mengakibatkan nyawa melayang sia-sia.

Sebab, terjadi lagi peristiwa penebasan. Korbanya adalah seorang sopir bernama Yohanis NB, 37. kejadian berlangsung di  depan Kafe Aseman, Jalan Bypass Ngurah Rai, Nusa Dua, Badung, Bali, Kamis 13 Februari 2025 sekira pukul 02.50 Wita.

Kronologis kejadian, bermula ketika Yohanis dan beberapa temannya yang berprofesi sebagai sopir, karaoke sambil minum bir di Cafe Aseman, Nusa Dua, Bali sekitar pukul 11. 30 Wita hingga sekira pukul 02.00 Wita.

Ketika keluar dan hendak pulang, Yohanis diteriaki "anjing" oleh salah seorang pria berada di areal kos yang letaknya berhadapan dengan kafe.

Yohanis bertanya, "apa maksudnya berteriak begitu," tiru sumber, Jumat (14/2).

Terjadi cekcok mulut. Namun berhasil dilerai beberapa teman dan warga setempat. Ketika hendak pulang, ada yang teriak dari kos "tunggu".

Tidak berselang lama, beberapa orang keluar dari kos, salah satunya membawa senjata tajam jenis parang. Pria misterius itu berlari mengarah ke Yohanis dan mengayunkan sajam dan menebas kepala dan wajah pekerja sopir ini. Akibatnya, korban alami tiga luka robek.

Yakni pada hidung, kepala atas dan belakang. Setelah melakukan penebasan, pelaku langsung kabur.

 Selanjutnya, teman-teman Yohanis langsung membopongnya masuk ke dalam mobil dan membawanya ke rumah sakit Surya Husada, Nusa Dua.

Karena di RS ini tidak dilengkapi perangkat ct scan, selanjutnya di rujuk ke Surya Husada Denpasar untuk dilakukan ct scan.

Sementara itu pelaku yang telah kabur itu sementara dikejar. Kasus ini ditangani Polsek Kuta Selatan. Pihak kepolisian telah memintai keterangan beberapa saksi yang ikut karokean di Kafe Aseman.

Selain Yohanes (korban), Ranto, Supri, Leo, Iko dan Adi Lusi. " korban dan saksi-saksi ini pekerjaan sopir online gokar," beber sumber.

Terkait dengan ini Kapolsek Kuta Selatan Kompol Gusti Ngurah Yudistira, S.H, M.H., mengatakan bahwa masih dalam tahap penyelidikan. "Masih diselidiki," singkatnya.***

Editor : M.Ridwan
#karaoke #kafe #penebasan #bersimbah darah