TABANAN, Radar Bali.id - Nahas dialami seorang pekak asal Banjar Dinas Cau, Desa Tua Marga Tabanan dilaporkan hilang. I Ketut Sudiarta, 82, hilang sudah enam hari yang lalu.
Korban saat ini masih dilakukan pencarian oleh aparat gabungan dari Polsek Marga, Basarnas Denpasar, BPBD Tabanan dan warga setempat. Namun hingga, Rabu kemarin (2/4/2025), korban masih belum ditemukan.
Kapolsek Marga AKP I Ketut Suandi mengatakan korban dilaporkan hilang ke Polsek Marga pada Minggu (30/3/2025). Dari keterangan keluarga I Wayan Piradana, bahwa korban Ketut Sudiarta hilang pada saat hari pengerupukan, Jumat (28/3) sekitar pukul 10.00 wita. Korban terakhir terlihat warga setempat di depan Pura Dalem Cau.
Mulanya korban sempat dilihat I Wayan Piradana berjalan kaki menuju arah selatan di Banjar Cau Tua. Namun saat akan memberikan makan siang sekitar pukul 13.00 wita oleh keluarganya, malah korban tidak ditemukan di rumahnya.
Keluarga korban pun dilakukan pencarian di seputar rumahnya. Namun korban tidak ditemukan.
"Hilangnya korban dilaporkan ke perangkat desa setempat dan Prajuru Adat dan dilaporkan ke polisi usai Nyepi berlangsung," ungkap, AKP Suandi, Rabu (2/4/2025).
Saat ini proses pencarian terhadap korban masih dilakukan oleh kelurga dan petugas gabungan. Dengan melakukan pencarian ada sepanjang aliran Sungai Yeh Kakul Pecahan Sungai Yeh Kajang.
Selain itu pencarian juga dilakukan di seputaran Beji Pura Puseh Desa Adat Cau dan tegalan sebelah timur rumah korban. Namun hingga Rabu sore korban masih belum ditemukan.
"Bahkan pencarian dilakukan oleh keluarga korban dengan menggunakan gong, sayangnya pula juga belum membuahkan hasil," tandasnya. [*]
Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali