Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Gerai Cepat Saji ACK Batubulan, Gianyar, Dua Karyawan Alami Luka Ringan, Kerugian Ratusan Juta

Ida Bagus Indra Prasetia • Senin, 21 April 2025 | 18:24 WIB
API MASIH KECIL: Karyawan dan warga tidak berdaya menghadapi api yang terus membesar di rumah makan cepat saji ACK Batubulan. (foto:istimewa)
API MASIH KECIL: Karyawan dan warga tidak berdaya menghadapi api yang terus membesar di rumah makan cepat saji ACK Batubulan. (foto:istimewa)

GIANYARRadar Bali.id – Petaka berlangsung mendadak sore hari. Kebakaran hebat melanda tempat makan cepat saji ACK yang terletak di Banjar Sasih, Gang Medori, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, pada Sabtu (19/4/2025).

Kejadian sekitar pukul 15.30 Wita berawal dari api yang kecil hingga menghanguskan seluruh bangunan dan isinya. 

Dalam insiden ini, dua karyawan tidak berdaya menghadapi api karena mengalami luka. Satu di antaranya mengalami luka bakar serius dan satu lainnya mengalami gangguan pernapasan.

Informasi yang dihimpun Radar Bali, kebakaran diduga dipicu oleh kebocoran tabung gas elpiji 3 kilogram yang tersambar api dari kompor yang masih menyala saat proses pergantian sif kerja berlangsung.

“Peristiwa bermula saat korban, I Kadek Pradnyana, mengganti tabung gas. Diduga karena pemasangan tidak sempurna, terjadi kebocoran yang langsung tersambar api dari kompor yang belum dimatikan,” ungkap Kasi Humas Polsek Sukawati, Aiptu Kadek Edi Arianto, atas didampingi Kapolsek Sukawati, Kompol I Ketut Suaka Purnawasa.

Akibat kejadian tersebut, I Kadek Pradnyana, 20, mengalami luka bakar di tangan kiri, lengan kanan, dan leher, dengan luas luka mencapai sekitar 7,5 persen. Saat ini, ia tengah menjalani perawatan intensif di RS Primagana oleh tim medis yang dipimpin dr. Nicholas.

Korban lainnya, Ni Gusti Made Sucianingsih, 27, mengalami sesak napas akibat terpapar asap tebal dan langsung dilarikan ke RS Ganesha. Dari hasil pemeriksaan dokter Wahyu, diketahui bahwa korban mengalami trauma psikologis dan memiliki riwayat asam lambung yang turut memperparah kondisinya.

Tiga saksi mata di lokasi, yaitu Ni Komang Trisna, 23, Ni Kadek Ayu Lestari, 20, dan Ni Kadek Septiari, 19, turut membantu evakuasi korban dan meminta bantuan warga sekitar. Petugas pemadam kebakaran dari Kecamatan Sukawati, didukung unit Water Canon Brimob Polda Bali serta personel Polsek Sukawati, tiba di lokasi sekitar pukul 16.10 Wita. Api berhasil dipadamkan total sekitar pukul 16.40 Wita.

“Langkah-langkah penanganan darurat telah dilakukan, mulai dari pengamanan lokasi, pendataan saksi, hingga penyusunan laporan untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut,” tambah Aiptu Edi.

Ruko berukuran 9 x 5 meter yang difungsikan sebagai tempat usaha kuliner tersebut mengalami kerusakan cukup parah. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp550 juta.

Unit Reskrim Polsek Sukawati masih melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap penyebab pasti kebakaran. [*]

Editor : Hari Puspita
#makanan cepat saji #Kerugian Material #kebakaran #gianyar