Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Warga Jakarta Ini Ditemukan Meninggal di Hotel Singasari, Seririt,Buleleng, Diduga Gegara Ini

Hari Puspita • Selasa, 13 Mei 2025 | 12:25 WIB
GELAR OLAH TKP : Polisi melakukan pemeriksaan terhadap Asmi di tempatnya menginap, diduga meninggal komplikasi sakit yang dideritanya. (Foto: Polres Buleleng untuk Radar Bali)
GELAR OLAH TKP : Polisi melakukan pemeriksaan terhadap Asmi di tempatnya menginap, diduga meninggal komplikasi sakit yang dideritanya. (Foto: Polres Buleleng untuk Radar Bali)

SINGARAJARadar Bali - Warga Kelurahan Seririt, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng dihebohkan dengan penemuan orang tak bernyawa, yang diketahui bernama Asmi, 49, warga Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Jakarta Utara, DKI Jakarta. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (11/5/2025) di Hotel Singasari.

Diketahui korban pria ini berada di Hotel Singasari bersama dengan tiga orang lainnya. Tiga orang itu diketahui bernama Ahmad Faris, 32, warga Kabupaten Demak, Jawa Tengah; Imam Muhlishin, 49, dan Edi Sampurno, 35, yang keduanya warga Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Mereka tiba di tempat istirahat pada Sabtu (10/5/2025) sekitar pukul 11.00 Wita sedangkan korban Asmi datang sekitar pukul 17.00 Wita. Kedatangan mereka ke Buleleng, dalam rangka bekerja sebagai sales.

Di hotel tersebut, Asmi satu kamar dengan Faris. Keduanya masih sempat mengobrol pada malam hari hingga tertidur. Pada Minggu (11/5/2025) sekitar pukul 07.00 Wita, Faris yang sudah bangun langsung ke kamar mandi. Saat itu ia melihat Asmi duduk bersandar di tempat tidurnya.

”Saat Faris keluar dari kamar mandi, korban diajak ngobrol, tetapi tidak ada respon. Sehingga diperiksa badannya, namun sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri dan dingin,” ujar Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika pada Senin (12/5/2025) siang.

Mengetahui kondisi rekannya tidak beres, Faris langsung mengangkat korban dan meletakkannya di tempat tidur. Saksi Faris lalu menyampaikan peristiwa tersebut ke pihak hotel, yang diteruskan dengan menghubungi Polsek Seririt. 

Kepada polisi, Faris menyebut antara mereka tidak ada hubungan keluarga. Sementara saksi Imam mengaku, kalau ia pernah mendengar korban memiliki sakit komplikasi. Keluarga Asmi juga sempat dihubungi, dan dijelaskan pula kalau korban memiliki riwayat penyakit asam lambung.

”Dari hasil pemeriksaan tim medis dari Puskesmas Seririt I, korban tidak ada tanda kekerasan dan meninggal dunia kurang dari tiga sampai 12 jam. Keluarganya juga menolak untuk dilakukan otopsi,” tandas AKP Diatmika. [*]

Editor : Hari Puspita
#olah tkp #komplikasi #orang meninggal #buleleng #seririt