DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Kontrakan Mahasiswa Papua di Denpasar mendapat kiriman paket bangkai kepala babi busuk yang dibungkus karton dikirim lewat ojek online pada Jumat (6/6) pukul 15.00 WITA. Setelah dibuka berisi kepala babi yang baunya sangat busuk.
Dikonfirmasi dengan Yuno dari Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) usai mendapatkan kiriman tersebut, pihaknya langsung melapor ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bali. Rencananya juga akan melaporkan ke pihak kepolisian. Sebab, kiriman paket babi ini merupakan bentuk teror.”Dikirimkan isinya kepala babi busuk dan dikirim via ojek online,” kata Yuno.
Yuno menaruh curiga kiriman paket babi ini sengaja untuk menakut-nakuti karena melihat situasi politik di Papua. Dengan teror akan memengaruhi psikologis mereka supaya tidak kritis terhadap situasi yang terjadi di Papua.
Sekarang di beberapa tempat Konflik antara TNI/Polri dengan TPNPB. Sehingga kami curiga teror dengan cara pengiriman kepala babi ini juga merupakan salah cara mengganggu psikologis mahasiswa Papua supaya tidak bicara situasi yang terjadi di Papua,” ungkap Yuno saat dihubungi kemarin (9/6).
Sementara itu, dikonfirmasi terpisah dengan Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bali Rezky Pertiwi menegaskan kiriman paket kepala babi itu sebagai bentuk teror. Saat ini LBH Bali sedang berkoordinasi dengan kawan-kawan AMP. ”Yang pasti ini bentuk teror. Kami sedang koordinasi dengan kawan-kawan AMP,” tandasnya.***
Editor : M.Ridwan