Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Badah! Penumpang Pesawat Garuda Jakarta-Denpasar Ini Tasnya Tertinggal, Duit Rp 10 Juta Amblas, Begini Tanggapan Maskapai

Ni Kadek Novi Febriani • Jumat, 20 Juni 2025 | 04:41 WIB
KEHILANGAN DI GARUDA : Febrico (Tengah) didampingi pengacaranya, Edward Tobing (kiri). (foto:Edward tobing untuk Radar Bali)
KEHILANGAN DI GARUDA : Febrico (Tengah) didampingi pengacaranya, Edward Tobing (kiri). (foto:Edward tobing untuk Radar Bali)

DENPASAR, Radar Bali.id- Gegara tas kelupaan, eh duit di dalamalahmnya  amblas. Kejadian ini menimpa Febrico, seorang penumpang pesawat dari maskapai Garuda Indonesia, rute Jakarta-Denpasar.

Seperti dituturkan Edward T.P.H.L Tobing, pengacara Febrico, dalam keterangannya, Kamis (19/6/2025),  mengatakan bahwa kliennya, Febrico hendak berlibur di Bali.

Febrico ke Denpasar dengan pesawat Garuda Indonesia bernomor penerbangan GA 402. Febrico menurut Edward boarding pagi hari, pukul 06.35 WIB, memasuki pesawat dan duduk di bangku 31J.

Febrico kemudian menaruh tas bawaan di kursi yang di dudukinya . Kemudian pesawat mendarat di Bali sekitar pada pukul 10.00 Wita.

Setelah itu Febrico buru-buru keluar dari pesawat, kemudian menuju pintu kedatangan. Mendadak muncul notifikasi dari bandara, dan baru tersadar  bahwa tasnya tertinggal di dalam pesawat, di kursi 31 J.

Febrico kemudian lekas bergegas menuju bagian pengurusan kehilangan atau  lost and found di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Badung.

“Setelah itu petugas meminta bantuan ke petugas lainnya untuk mengambil tas yang tertinggal di pesawat dan memberikannya kepada klien kami dan pada saat itu juga klien kami melakukan pengecekan terhadap tas tersebut yang kemudian diketahui oleh klien kami telah kehilangan uang kurang lebih sejumlah Rp 10 juta,” jelas Edward Tobing.

Selanjutnya setelah itu Febrico komplain ke petugas terkait dengan pengambilan tas tersebut. “Petugas memberikan video rekaman penggeledahan tas tersebut yang diduga tanpa pemeriksaan terhadap bagian tas secara keseluruhan,” imbuhnya.

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 10.00-11.30 Wita. Pihak pramugara dari Maskapai Garuda atas pesawat tersebut juga dihadirkan di ruang Lost and Found untuk memberikan penjelasan dan memohon kepada Febrico juga menyatakan akan menyeselesaikan.

“Tapi, faktanya belum juga ada kejelasan dari pihak Maskapai Garuda, yang mana sebelumnya telah terjadi permasalahan atas maskapai yang sama terkait salah satu penumpangnya yang kehilangan Iphone dalam penerbangan Jakarta Melbourne pada tanggal 6 Juni 2025,” jelas Edward.

Atas kejadian yang menimpa Febrico itu Edward menyatakan kekecewaannya dan akan mengambil tindakan untuk melaporkan kejadian ini kepada pihak yang berwajib.”Kami akan melapor,” tandasnya.

Sementara itu dari pihak Maskapai Garuda saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Bali menyatakan masih melakukan investigasi terlebih dulu.

“Kami masih menunggu hasil proses investigasi dari pihak security dan pihak maskapai. Akan kami informasikan kembali saat kami mendapatkan hasil investigasinya,” begitu jawaban dari pihak Hotline Domestik Maskapai Garuda Indonesia. [*]

Editor : Hari Puspita
#kehilangan #penumpang pesawat #garuda indonesia #Maskapai