Update! Area Operasi SAR Pencarian 30 Penumpang Korban Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Diperluas
Andre Sulla• Sabtu, 5 Juli 2025 | 10:16 WIB
MASIH DICARI: Tim SAR gabungan perluas area pencarian sekitar 30 orang penumpang Kapal Tunu Pratama yang tenggelam di Selat Bali, 3 Juli 2025.
DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Area operasi SAR terhadap laka laut KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali diperluas. Dilakukan ini untuk menolong seluruh korban yang masih dalam pencarian. Operasi hari kedua melibatkan banyak personel sekaligus armada laut dan udara TNI serta Polri, Jumat (4/7/2025).
Kepala Basarnas Bali, I Nyoman Sidakarya mengungkapkan, helikopter Basarnas dikerahkan untuk melakukan pemantauan udara pencarian 30 korban kecelakaan Kapal Motor Penyeberangan atau KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali. Untuk itu, Tim SAR Terpadu memperluas area operasi.
"Ya, sekaligus melibatkan armada laut dan udara TNI serta Polri. Dari kedua ini melibatkan kapal utama milik Basarnas, KN SAR Arjuna 229, sebagai armada pencari utama," tuturnya Jumat (4/7/2025). KN SAR Arjuna 229 bergerak pada pukul 09.45 WIB untuk melakukan pencarian.
Basarnas Bali alat utama (alut)-nya KN SAR Arjuna 229, RIB Pos SAR Buleleng, RIB Pos SAR Jembrana. Tim tersebut terdiri dari 23 personel yang berada di KN SAR Arjuna 229, ditambah 13 personil dari Basarnas Denpasar, 12 personel dari Pos SAR Jembrana, dan empat personel dari Pos SAR Buleleng.
Berdasarkan laporan resmi, sebanyak 29 orang korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, sementara enam lainnya telah dinyatakan meninggal dunia. "Sisanya, 30 orang, masih dalam pencarian. Melakukan pencarian sesuai rencana operasi SAR dengan luas area pencarian 37,21 km," tuturnya.
Sidakarya yang terlibat langsung dalam operasi pencarian lewat helikopter. Kondisi cuaca di hari kedua relatif mendukung, dengan langit cerah dan ombak yang lebih tenang dibanding hari sebelumnya. "Namun demikian, angin kencang masih menjadi tantangan dalam proses pencarian," pungkasnya.***