TABANAN, Radar Bali.id - Adu jangkrik antar dua kendaraan motor terjadi di Jalan raya Denpasar-Gilimanuk. Salah seorang pengendara motor dilaporkan meninggal usai kejadian itu.
Dua pemotor yang terlibat kecelakaan lalu lintas yakni sepeda Honda Beat DK 2124 TN yang dikemudikan Made Widya Saraswati asal Rendang Karangasem dengan pengendara motor Honda PCX DK 5867 KBJ yang kendarai oleh seorang WNA Aleksandr asal Rusia.
Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Gusti Made Berata mengatakan kecelakaan lalu lintas dialami kedua pemotor itu terjadi pada Sabtu (5/7/2025). Tepatnya kecelakaan itu pada kilometer 39,5 Jalan Nasional Jurusan Denpasar-Singaraja, masuk Banjar Abianluang, Desa Baturiti, Kecamatan Baturiti, Tabanan.
"Kedua pemotor itu adu jangkrik dari arah yang berlawanan sekitar pukul 15.30 Wita," kata Iptu Berata, Minggu kemarin (6/7/2025).
Ia menjelaskan peristiwa kecelakaan itu bermula pengendara motor Honda Beat yang dikendarai oleh Made Widya Saraswati, 34 berbocengan dengan I Wayan Setiagustawan, 35 datang dari arah selatan jurusan Denpasar menuju arah utara jurusan Singaraja dengan kecepatan kencang.
Saat melintas di jalan tikungan landai ke kiri. Made Widya mendahului kendaraan roda empat yang ada didepannya. Dengan menyalip kendaraan mengambil haluan terlalu ke kanan sampai melewati marka as jalan.
Mendadak saat bersamaan dari arah berlawan jurusan Singaraja menuju Denpasar datang sebuah sepeda motor yang dikendarai oleh WNA Aleksandr asal Rusia berbocengan dengan Ekaterina, 34.
Nahas kedua kendaraan tersebut terlibat adu jangkrik di sebelah timur dari marka as jalan pada jalur sepeda motor Honda PCX.
Akibat kejadian itu satu korban pemotor yang dibonceng oleh Made Widya yakni I Wayan Setiagustawan dilaporkan meninggal dunia.
"Korban I Wayan Setiagustawan meninggal dunia pasca kejadian, karena alami luka cedera kepala berat. Dengan pendarahan pada hidung, pendarahan dari telinga kanan," ungkap Iptu Berata.
Sementara tiga korban lainnya Made Widya, Aleksandr dan Ekaterina kini tengah dalam perawatan di RSU Semara Ratih Baturiti. Mengingat ketiga korban tersebut juga alami luka serius.
Berdasarkan hasil olah TKP di lapangan dan penyelidikan polisi. Penyebab kecelekaan antar kedua pemotor adu jangkrik diduga pengendara motor Honda Beat menyalip kendaraan di depan saat berada berjalan tikungan.
Bahkan menyalip sampai melewati marka as jalan. Sehingga mengakibatkan tabraka terjadi dengan pemotor Honda PCX dari arah berlawanan.
"Penyebab kecelakaan faktor murni korban pemotor Honda Beat menyalip dijalur tikungan," pungkasnya. [*]
Editor : Hari Puspita