Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Jasad Warga Asal Jasri Kaler, Karangasem, yang Ditemukan di Perairan Balangan Dinilai Janggal, Ini Dugaan Pihak Keluarga

Zulfika Rahman • Selasa, 15 Juli 2025 | 17:00 WIB

Ilustrasi jasad temuan-Jawa Pos.com
Ilustrasi jasad temuan-Jawa Pos.com

AMLAPURA
, Radar Bali.id- Jasad laki-laki yang ditemukan mengambang di perairan pantai Balangan, Kuta Selatan pada Minggu (13/7/2025) akhirnya teridentifikasi.

Jasad tersebut bernama I Made Pendi Maryata. Pemuda asal Lingkungan Jasri Kaler, Kelurahan Subagan, Kecamatan Karangasem. 

Kematian pria 21 tahun tersebut menyisakan kesedihan mendalam bagi keluarga. Pihak keluarga pun merasa ada kejanggalan dari kematian korban.

”Keluarga sangat terpukul dengan kejadian ini dan sangat kehilangan,” kata Kepala Lingkungan Jasri Kaler I Wayan Sidra dikonfirmasi Senin (14/7/2025).


Sidra yang juga masih kerabat dengan korban mengaku, kejanggalan yang dirasakan pihak keluarga yakni mulai dari temuan jasad korban di laut hingga misteri sepeda motor dan handphone milik korban yang hingga kini tak diketahui keberadaannya. ”Sepeda motor dan handphonenya tidak ditemukan,” tuturnya.


Ada beberapa kecurigaan pihak keluarga dari penyebab kematian I Made Pendi ini. Seperti aksi kriminal dan lainnya. ”Kecurigaannya mendiang ini mungkin sebagai korban begal atau bagaimana,” kata Sidra.
Pihak keluarga sangat berharap agar polisi bisa mengungkap penyebab kematian korban. ”Apakah karena terserat arus, tenggelam atau menjadi korban aksi kriminal,” imbuhnya.


Hingga saat ini, jenazah korban I Made Pendi belum dibawa ke rumah duka lantaran masih diperlukan untuk kepentingan penyelidikan. [*]

Editor : Hari Puspita
#jenazah #karangasem #temuan mayat #keluarga korban