Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Mendadak Belerang Menyembur di Danau Batur, Pihak Dinas Sarankan Panen Ikan Keramba Lebih Awal

Ida Bagus Indra Prasetia • Rabu, 16 Juli 2025 | 16:51 WIB
MANDADAK MATI: Warga memperlihatkan kondisi ikan yang mati akibat tercemar belerang yang menyembur.(Foto: istimewa)
MANDADAK MATI: Warga memperlihatkan kondisi ikan yang mati akibat tercemar belerang yang menyembur.(Foto: istimewa)

BANGLIRadar Bali.id – Semburan belerang kembali menyembur di Danau Batur. Aktivitas semburan belerang Diketahui sejak 8 Juli 2025. Akibat tercemar belerang, banyak ikan yang mati tidak wajar.

Kematian ikan tidak hanya terjadi di keramba jaring apung (KJA) milik pembudidaya ikan, tapi juga di perairan umum.

Terkait kondisi tersebut, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Bangli I Wayan Sarma mengatakan, semburan belerang terus meluas hingga menyebabkan perubahan warna air danau.

”Warna air danau yang sebelumnya biru kini berubah menjadi putih,” ujar Wayan Sarma. Akibat fenomena alam yang rutin terjadi setiap tahun ini menyebabkan terjadi kematian ikan secara massal. Dari hasil pemantauan petugas di lapangan, kata Sarma lokasi paling parah semburan belerang terjadi di wilayah Trunyan Desa, Cemara Landung, Tanggun Titi dan Abang Songan.

”Kematian ikan selain terjadi di perairan umum juga terjadi di keramba milik masyarakat pembudidaya ikan di kawasan Danau Batur,” jelasnya.

Diakui, kondisi ini membuat pembudidaya ikan di danau Batur mengalami kerugian besar. Menyikapi fenomena alam ini, pihaknya memberikan sejumlah imbauan.

Pertama, masyarakat agar tidak mendekati KJA agar ikan bisa mengambil oksigen ke permukaan air.

”Kami juga mengimbau masyarakat agar sesegera mungkin memanen ikan yang sudah bisa dipanen untuk menghindari kerugian yang lebih besar lagi,” pungkasnya. [*]

Editor : Hari Puspita
#ikan mati #bangli #belerang #Danau Batur