Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Lagi-lagi, Gegara Rem Blong, Truk Pengangkut Tisu Ini Terguling di Jalur Singaraja-Denpasar

Francelino Junior • Jumat, 18 Juli 2025 | 13:40 WIB

 

MACETKAN JALAN: Evakuasi truk yang terguling di Jalan Raya Singaraja-Denpasar di wilayah Hutan Lindung Desa Pancasari. ( Foto: Polres Buleleng untuk Radar Bali)
MACETKAN JALAN: Evakuasi truk yang terguling di Jalan Raya Singaraja-Denpasar di wilayah Hutan Lindung Desa Pancasari. ( Foto: Polres Buleleng untuk Radar Bali)

SINGARAJARadar Bali.id - Arus lalu lintas di Jalan Raya Singaraja-Denpasar, tepatnya di KM 22 wilayah Hutan Lindung Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng mendadak padat merayap pada Kamis (17/7/2025).

Selain karena ramainya kendaraan besar yang melintas, juga ada truk yang terguling. Akibatnya, jalan raya tersebut sempat tersendat hingga siang hari.

Truk yang terguling itu adalah Mitsubishi dengan nomor polisi (nopol) P 9754 V, yang dikemudikan oleh Ansori, 56, warga Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Kendaraan tersebut diketahui membawa tisu, yang mengalami kecelakaan lalu lintas pada Kamis (17/7/2025) sekitar pukul 04.00 Wita.

Awalnya, truk tersebut datang dari arah utara (Singaraja) menuju ke selatan (Denpasar). Namun sampai di lokasi kejadian, setelah melewati Puncak Wanagiri yang kondisi jalannya menurun dan berkelok, ternyata sopir tidak mampu menguasai kendaraannya.

”Karena jalan menurun, kendaraan tersebut remnya tidak berfungsi alias blong. Sehingga tidak bisa dikuasai, lalu menabrak tebing di kiri jalan, dan jatuh melintang di tengah jalan,” ujar Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz kepada Jawa Pos Radar Bali pada Kamis (17/7/2025) sore.

Laka lantas tunggal ini mengakibatkan arus lalu lintas menjadi tersendat, sebab kendaraan besar itu menutupi setengah jalan. Sedangkan muatannya berhamburan di pinggir jalan, dekat tempat pemberhentian melihat pemandangan dan monyet.

Peristiwa ini baru dilaporkan ke polisi sekitar pukul 06.00 Wita, sehingga langsung dilakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas. Mengingat jalur tersebut, merupakan jalur alternatif menuju ke Gilimanuk dari Denpasar, pasca amblesnya Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk di wilayah Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan.

Beruntung dalam peristiwa ini, tidak terdapat korban jiwa, meski truk harus terguling. Tetapi kerugian materiilnya mencapai Rp10 juta.

”Kemacetan terjadi sejak pukul 10.00 Wita dan arus lalu lintas lancar kembali sekitar pukul 12.00 Wita,” tandas Iptu Yohana. [*]

Editor : Hari Puspita
#lakalantas #rem blong #kecelakaan #buleleng