Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Nah! Video Viral, Gegara Polisi Datang Membubarkan Balap Liar di Kawasan PKB Klungkung, Ratusan Remaja Bubar Kocar-kacir

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Rabu, 13 Agustus 2025 | 12:35 WIB
KOCAR-KACIR : Polisi patrol dari Polres Klungkung tiba di Lokasi balap liar di kawasan Pusat Kebudayaan Bali (PKB). (foto:istimewa)
KOCAR-KACIR : Polisi patrol dari Polres Klungkung tiba di Lokasi balap liar di kawasan Pusat Kebudayaan Bali (PKB). (foto:istimewa)

 

SEMARAPURA, Radar Bali.id – Aksi balap liar di kawasan Pusat Kebudayaan Bali (PKB), Kabupaten Klungkung, kembali memanas. Meskipun  selalu diawasi, aksi nekat para remaja ini tak kunjung reda.

Buktinya, sebuah video viral menunjukkan bagaimana ratusan remaja pelaku dan penonton balap liar kocar-kacir melarikan diri saat didatangi personel Polres Klungkung.

Menurut Kasat Lantas Polres Klungkung, AKP Untung Laksoni, pembubaran itu terjadi Minggu (10/8/2025) sore. Pihaknya menerima laporan jika ada lebih dari seratus remaja berkumpul di Jembatan Merah PKB untuk balapan. "Karena ramainya sekali, tidak ada yang bisa diamankan," ujarnya, Selasa (12/8/2025).

Ada "Mata-Mata" Drone dan Medsos

Laksoni menyebut, para pelaku balap liar ini terorganisasi dan lihai menghindari kejaran polisi. Mereka tak segan memanfaatkan teknologi canggih seperti drone untuk memantau keberadaan petugas di kawasan PKB. Tak hanya itu, mereka juga punya "tim pemantau" yang bertugas mengamati kegiatan Pam (Pasukan Pengamanan Masyarakat) polisi melalui media sosial.

"Mereka tahu polisinya lagi banyak Pam dan menyalurkan beras Bulog. Mereka memantau kegiatan polisi dari medsos kami," ungkapnya.

Sejauh ini, meskipun terus-terusan kucing-kucingan, Polres Klungkung tak putus asa. Selain patroli rutin, mereka juga memasang barrier atau pembatas jalan. "Tapi banyak barrier kami yang hilang, padahal sudah diisi pemberat agar sulit dipindahkan," keluh Laksoni.

Tak hanya itu, polisi juga sudah dua kali melayangkan surat ke Pemkab Klungkung untuk pengadaan portal di pintu masuk kawasan PKB. Namun sayangnya, hingga kini usulan tersebut belum juga terealisasi.Akankah balap liar di Jembatan Merah PKB ini terus menjadi momok bagi ketertiban umum? Kita lihat saja nanti perkembangannya. [*]

 

Editor : Hari Puspita
#trek-trekan #pkb #remaja #balap liar #klungkung #jembatan merah