MANGUPURA, radarbali.jawapos.com – Tiga hari dicari, akhirnya ditemukan sudah tidak bernyawa. Wisatawan domestik asal Nusa Tenggara Timur (NTT), bernama Sebastian Jeri Ate, 23, ditemukan, Rabu 20 Agustus 2025 sekitar pukul 04.00 WITA, setelah terseret ombak di Pantai Berawa, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Senin 18 Agustus 2025, sekitar pukul 16.30 WITA.
PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, menjelaskan bahwa sebelum kejadian, korban berenang bersama dua rekannya yang juga berasal dari Desa Odi Paurata, Kecamatan Wewewa Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT. Mereka adalah SML, 25, dan SRM, 26.
Ia bersama kedua rekannya berenang di Pantai Berawa sekitar pukul 16.00 WITA. Sepuluh menit kemudian, dua rekannya keluar untuk beristirahat, sedangkan dirinya masih berada di laut. Tiba-tiba ombak besar datang dan menyeret korban ke tengah laut.
"Korban sempat melambaikan tangan meminta pertolongan, namun kemudian tenggelam dan tidak muncul lagi,” terang Aiptu Ayu Inastuti.
Mendapat laporan kejadian tersebut, tim gabungan dari Satpolair Polres Badung, Basarnas Bali, dan Balawista Badung langsung melakukan pencarian. Sebanyak 12 personil Satpolair, 6 personel Balawista, dan tim Basarnas dikerahkan dengan dukungan sarana rubber boat, jet ski, drone, dan papan surfing.
Pencarian hari pertama dilakukan hingga pukul 20.00 WITA di sekitar lokasi korban terseret arus, namun hasilnya nihil. Pada hari kedua, Selasa 19 Agustus 2025, diperluas dengan menyisir Pantai Berawa, Pantai Perancak, Pantai Petitenget, hingga Pantai Batu Belig serta di tengah laut menggunakan perahu karet dan jet ski.
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil pada hari ketiga, Rabu 20 Agustus 2025, sekitar pukul 04.00 WITA. Masyarakat melaporkan adanya sosok mayat mengambang di perairan Pantai Berawa.
Tim gabungan yang tiba di lokasi berhasil mengevakuasi jenazah korban dengan perahu karet Balawista dan membawanya ke tepi pantai.
Selanjutnya, jenazah dievakuasi menggunakan mobil ambulans menuju RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah (Sanglah) Denpasar. Sesuai prosedur, sempat direncanakan dilakukan autopsi.
Namun pihak keluarga menolak dan telah membuat pernyataan resmi. Keluarga sudah mengikhlaskan kepergian korban dan menerima kronologis kejadian.
"Jenazah Sebastian Jeri Ate rencananya akan dipulangkan ke kampung halamannya di Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT, untuk dimakamkan," pungkas Aiptu Ayu Inastuti.***
Editor : M.Ridwan