TABANAN, Radar Bali.id – Sebuah insiden mengerikan terjadi di sebuah warung nasi Padang di Tabanan. Diduga karena tabung gas elpiji 3 kg bocor, dua karyawannya mengalami luka bakar serius. Mereka adalah Budi Utomo,43, dan Apip,44.
Keduanya langsung dilarikan ke RSUD Tabanan setelah tubuhnya terbakar api. Budi mengalami luka bakar tingkat 3-4 di sekujur tubuh dan kepala, sementara Apip menderita luka bakar grade 1 di bagian kaki. Hingga kini, keduanya masih menjalani perawatan intensif.
Peristiwa musibah nahas itu terjadi pada Jumat (22/8/2025 ) sekitar pukul 16.45 Wita di Rumah Makan Padang Surya Minang, Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Selemadeg Timur, Tabanan.
Menurut Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Gusti Made Berata, laporan kejadian baru diterima pada Sabtu (23/8/2025) karena kedua korban sibuk mengurus administrasi BPJS di rumah sakit.
Berdasarkan keterangan saksi mata, Ni Nyoman Setiawati, yang merupakan pemilik warung di sebelah lokasi kejadian, ia mendengar teriakan minta tolong dari dalam rumah makan. Saat menoleh, ia melihat Budi dan Apip sudah dalam kondisi tubuh terbakar.
Dengan panik, keduanya keluar dari rumah makan sambil berteriak kesakitan, dengan api yang masih menyala di punggung dan kepala. Budi dan Apip lantas mengambil inisiatif dengan mengguyur diri mereka sendiri dengan air dan berguling-guling di tanah. Beruntung, warga sekitar langsung sigap membantu memadamkan api.
Setelah api padam, kedua korban segera dibawa ke Puskesmas Selemadeg Timur sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Tabanan karena luka bakar yang parah.
Dari hasil olah TKP, polisi menduga kuat bahwa api kompor yang masih menyala menyambar gas yang bocor saat korban hendak mengganti tabung. "Korban terbakar saat akan mengganti tabung gas, karena salah satu kompor di sebelahnya masih menyala," terang Iptu Berata..[*]
Editor : Hari Puspita