JEMBRANA, RadarBali.id – Ada dua orang warga Jembrana dilaporkan tewas akibat banjir yang melanda wilayah ini. Salah satu korban adalah seorang ibu hamil yang terseret arus, sementara korban lainnya tewas karena tersengat listrik. Bencana ini disebabkan oleh hujan deras yang terjadi selama dua hari terakhir.
Banjir yang merata di hampir setiap kecamatan di Jembrana ini disebabkan oleh meluapnya air sungai.
Menurut Perbekel Desa Pengambengan, Kamaruzzaman, korban bernama Nita Kumalasari,23, yang sedang hamil dua bulan, tewas terseret arus saat dibonceng suaminya melintasi jalan yang terendam banjir pada Rabu dini hari.
"Motor dan pasangan suami istri ini terseret arus deras. Suaminya selamat, tapi Nita ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," jelas Kamaruzzaman.
Korban kedua, I Komang Oka Sudiastawa,38, warga Desa Dangintukadaya, meninggal karena tersetrum listrik. Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra, mengatakan korban diduga menyentuh kabel yang putus saat hendak keluar dari rumahnya yang tergenang banjir.
Akibat banjir, jenazah korban I Komang Oka Sudiastawa masih dititipkan di rumah sakit karena rumahnya belum bisa diakses.[*]
Editor : Hari Puspita