Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Banjir Bandang Bali, Empat Jasad Perempuan Ditemukan di Muara Tukad Badung, Begini Kondisinya

Andre Sulla • Kamis, 11 September 2025 | 23:02 WIB
TEMUAN KORBAN: Petugas menemukan jasad lagi di Tukad Badung hingga ke muara Waduk Tukad Badung Kamis, 11 September 2025.
TEMUAN KORBAN: Petugas menemukan jasad lagi di Tukad Badung hingga ke muara Waduk Tukad Badung Kamis, 11 September 2025.

DENPASAR, radarbali.jawapos.com– Banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah Bali, Rabu (10/9/2025) membuat Gubernur Bali menetapkan status Tanggap Darurat sejak pukul 22.00 WITA.

Sesuai protokol penanganan bencana, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengambil alih koordinasi penuh, sementara Basarnas bersama unsur SAR lainnya difokuskan pada pencarian dan evakuasi korban.

Memasuki hari kedua operasi SAR, Kamis (11/9), pencarian difokuskan di sepanjang aliran Tukad Badung hingga ke muara Waduk Tukad Badung. Sementara itu, area Pasar Badung dan Kumbasari yang terdampak parah telah ditangani unsur SAR lain.

Tim SAR gabungan menerima laporan dari nelayan setempat mengenai penemuan jasad di kawasan rawa muara Tukad Badung, sekitar pukul 09.00 WITA.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya menjelaskan, tim segera bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi.

Tidak lama kemudian, ditemukan kembali satu jasad di sekitar area yang sama, dan jasad keempat berhasil ditemukan. Keempat korban yang ditemukan adalah perempuan.

 Baca Juga: Waspada! Banjir Bali Berisiko Terhadap Perputaran Uang, Berimbas Kerugian di Berbagai Sektor

"Seluruhnya telah dievakuasi dan dibawa ke RS Prof. Ngoerah menggunakan ambulans Al Mandiri, BPBD, dan Namru untuk proses identifikasi,” ungkap Sidakarya, Kamis (11/92025).

Dalam proses evakuasi, pada salah satu jasad ditemukan sebuah tas kecil berisi kartu koperasi simpan pinjam atas nama Nyoman Sari.

Sementara tiga jasad lainnya tidak membawa barang yang dapat dijadikan petunjuk identitas. “Kami menunggu hasil identifikasi resmi dari RS Prof. Ngoerah agar tidak terjadi informasi simpang siur,” tegas Sidakarya.

Upaya pencarian dilanjutkan dengan penyisiran lanjutan pada pukul 11.00 WITA. Menggunakan lima unit kano milik nelayan setempat, sepuluh personel melakukan pencarian menyusuri rawa hingga perairan sekitar Benoa. "Namun, hingga operasi selesai pada pukul 13.3o WITA, belum ada temuan tambahan," tutupnya.***

Editor : M.Ridwan
#denpasar #tim sar #korban banjir bandang #penemuan jasad