DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Dekat dengan aliran sungai membuat pemukiman di daerah Dauh Puri terkena banjir. Rumah-rumah warga dan juga tempat usaha porak poranda. Termasuk kantor lurah dan puskesmas pembantu (pustu) merupakan fasilitas publik itu terdampak.
Hasil pantauan Jawa Pos Radar Bali perangkat komputer berisi data-data warga setempat di kantor lurah pun rusak. Padahal dalam perangkat komputer banyak berisi data-data kependudukan. Mesin Anjungan Dukcapil juga menjadi digunakan mencetak dokumen catatan sipil juga rusak.
”Semua perangkat komputer belum cek semua aset semuanya. Bisa dilihat airnya,” ungkap Sekretaris Lurah Daur Puri Wayan Diani ditemui kemarin.
Diperkirakan tinggi air menerjang kantor lurah sekitar semeter lebih. Semua barang- barang alami kerusakan seperti printer, laptop dan komputer.
”Karena kami kerja di lantai 1 kami tidak ada back up,”ucapnya.
Selanjutnya, pihak kelurahan akan segera mencari tempat yang representatif supaya segera bisa melayani masyarakat. Dipastikan juga komputer tak dapat digunakan, mereka juga tak memiliki data cadangan.
”Itu ada komputer lama dan baru sehingga belum dapat ditaksir,” jelasnya.
Baca Juga: Lisa Mariana Mengaku Tak Tahu Dinafkahi Ridwan Kamil dengan Hasil Korupsi: Kukira Dia Benaran Kaya
Bahkan, proyek konstruksi bangunan baru sedang pengerjaan juga porak poranda karena banjir tersebut. Seharusnya proyek tersebut harus selesai akhir Desember.”Ya bahan-bahan material kasihan hanyut lagi,” jelasnya.
Puskesmas Pembantu Dauh Puri berlokasi di samping kantor lurah juga berantakan karena terkena banjir. Kini, tersisa lumpur-lumpur setelah air surut kemarin. Obat-obat dan alat medis dipastikan rusak karena terendam.
Sementara itu dikonfirmasi dengan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Kota Dewa Gde Juli Artabrata membenarkan banyak dokumen administrasi kependudukan yang hilang akibat banjir besar pada Rabu kemarin (10/9/2025).
Dewa Gde Juli telah berkoordinasi dengan Lurah langsung untuk mendata warganya yang kehilangan dokumen kependudukan dengan cara dibuatkan surat permohonan untuk penerbitan kembali dokumen-dokumen yang hilang.
”Untuk yang ingin mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan agar petugas registrasi di kelurahan menghubungi langsung kami diketahui oleh kepala lingkungannya masing-masing,” imbuhnya.
Baca Juga: Yusril Ihza Mahendra hingga Mahfud MD Bela Ferry Irwandi dan Tegaskan Tak Bisa Dipenjara!
Tidak hanya Lurah Dauh Puri, tapi juga berlaku juga untuk desa/kelurahan lainnya. Hingga saat ini lurah maupun perbekel sedang mendatang warga yang kehilangan dan yang mengajukan permintaan dokumen kependudukan.”Ini masih didata oleh kades/lurahnya,”tandasnya.***
Editor : M.Ridwan