SINGARAJA, RadarBali.id- Warga Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat di sebuah lahan kosong di Gang Gelatik, Jalan Pulau Batam, Senin (22/9/2025) sekitar pukul 16.50 Wita.
Korban diketahui bernama Komang Suela,62, warga setempat, yang diduga meninggal dunia karena penyakitnya kambuh.
Penemuan ini bermula dari seorang saksi, Gusti Ayu Sriartini,52, yang hendak membakar sampah di lahan tersebut. Ia terkejut saat melihat tubuh telentang di atas tumpukan daun kering.
Mayat tersebut dalam posisi terlentang dengan kepala di utara dan kaki di selatan, serta mengenakan kemeja cokelat dan celana pendek biru.
Sriartini segera memberitahu saksi lain, Putu Sudadiarta,42, yang juga seorang anggota polisi. Informasi ini kemudian diteruskan ke Polres Buleleng. Kabar penemuan mayat tersebut dengan cepat menyebar hingga diketahui oleh keponakan korban, Gede Aji Mahendra,29 dan Made Galang Nadi Putra,21.
Korban Punya Riwayat Asma dan Stroke
Menurut Kapolsek Singaraja, Kompol Gede Juli, pihak keluarga menyebut korban memiliki kebiasaan jalan-jalan setiap hari di sekitar wilayah Kelurahan Banyuning. "Keluarga menyebut korban memiliki kebiasaan jalan-jalan di seputaran wilayah Kelurahan Banyuning setiap hari, dari rumah keponakannya di Jalan Pulau Komodo," ujar Kompol Juli pada Selasa (23/9/2025).
Tim gabungan dari Polsek Singaraja, Sat Reskrim Polres Buleleng, dan Inafis Polres Buleleng tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 17.20 Wita.
Tim medis dari Puskesmas Buleleng III juga datang untuk melakukan pemeriksaan luar pada tubuh korban.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa korban diperkirakan sudah meninggal sekitar enam hingga delapan jam sebelum ditemukan. Tim medis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Korban diketahui memiliki riwayat penyakit asma dan stroke ringan serta dalam kondisi linglung. Sakitnya sudah lima tahun," tambah Kompol Juli.
Pihak keluarga telah menerima kematian korban karena diduga disebabkan oleh penyakitnya yang kambuh, dan tidak ada hal-hal mencurigakan yang ditemukan. Sekitar pukul 18.00 Wita, jasad korban dievakuasi dan dibawa menuju rumah duka di Jalan Pulau Komodo, Kelurahan Banyuning.[*]
Editor : Hari Puspita