KARANGASEM, RadarBali.id — Sebuah toko laundry di Banjar Dinas Tebola, Desa Sidemen, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem, ludes terbakar pada Kamis dini hari (25/9). Diduga akibat korsleting listrik, insiden ini menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp600 juta.
Kapolsek Sidemen, AKP I Gusti Agung Bagus Suteja, menjelaskan bahwa kebakaran pertama kali diketahui oleh istri pemilik, I Ketut Jana.
"Istri pemilik terbangun untuk buang air kecil dan melihat kepulan asap tebal dari area mesin pendingin pakaian," ujar AKP I Gusti Agung Bagus Suteja.
Melihat kondisi tersebut, sang istri segera membangunkan suaminya. Namun, api sudah membesar dan melahap sejumlah peralatan laundry. Tanpa pikir panjang, penghuni rumah segera menyelamatkan diri. Beruntung, mereka sempat menyelamatkan sejumlah barang berharga, seperti perhiasan, uang tunai, dan surat berharga.
Pemadaman Berlangsung Dramatis
Warga sekitar yang melihat kobaran api segera berinisiatif membantu memadamkan api dengan alat seadanya sambil menunggu petugas pemadam kebakaran tiba.
Setelah mendapatkan laporan, tim gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Karangasem segera diterjunkan. Sebanyak 16 personel dikerahkan dengan tiga unit mobil pemadam, menghabiskan sekitar 15.000 liter air untuk menjinakkan si jago merah.
"Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam. Seluruh barang dan peralatan laundry hangus terbakar," tambah AKP I Gusti Agung Bagus Suteja.
Polisi menduga, penyebab kebakaran ini adalah korsleting listrik. Meskipun demikian, pihak berwajib masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti dari insiden tragis ini.[*]
Editor : Hari Puspita