GILIMANUK, Radar Bali.id – Angin puting beliung menerjang Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana, pada Rabu (24/9/2025) malam.
Meskipun hanya berlangsung sekitar 15 detik, angin kencang ini menyebabkan 13 rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 15 juta.
Terjadi Cepat, Angin Berasal dari Pantai
Lurah Gilimanuk, Ida Bagus Tony Wirahadikusuma, menjelaskan bahwa puting beliung terjadi sekitar pukul 21.30 Wita. Saat kejadian, sempat terjadi hujan gerimis sebelum muncul pusaran angin dan debu yang bergerak dari arah barat, yakni dari pantai.
"Kejadian begitu cepat, angin dari pantai mengarah ke pemukiman warga," jelas Tony, Kamis (25/9/2025).
Angin yang bertiup sangat kencang itu hanya melintasi permukiman warga selama sekitar 15 detik. Namun, dampaknya cukup parah, terutama di Lingkungan Asri dan Lingkungan Asih Kelurahan Gilimanuk.
Atap Terlepas, Mobil Tertimpa Pecahan
Kerusakan yang dialami sebagian besar rumah warga adalah pada bagian atap. Genteng dan asbes terlepas dan jatuh berhamburan. Bahkan, satu unit mobil milik warga dilaporkan turut tertimpa pecahan asbes.
"Angin puting beliung mengakibatkan kerusakan atap rumah warga di dua lingkungan," ujar Tony.
Dari hasil pendataan, total 13 rumah mengalami kerusakan atap dengan total kerugian materi ditaksir Rp 15 juta.
"Tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian materi. Kami sudah mengimbau warga untuk tetap waspada dengan angin kencang yang berpotensi masih terjadi," pungkasnya. [*]
Editor : Hari Puspita