UBUD, Radar Bali.id – Kabar mengkhawatirkan datang dari seorang pedagang lumpia yang sangat dikenal, diakrabi warga, di kawasan Ubud, Gianyar. I Wayan Budiarta,51, atau yang akrab disapa Pakyan Belog, dilaporkan hilang.
Pria ini dikabarkan hilang setelah tidak kembali ke rumahnya di Banjar Baleagung, Desa Bumbungan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung.
Laporan resmi kehilangan telah disampaikan oleh putranya, I Komang Yuliantara, ke SPKT Polres Klungkung pada Rabu siang (1/10/2025).
Kronologi Hilang Sejak Berjualan
Hilangnya Pakyan Belog berawal pada Selasa (30/9/2025) sekitar pukul 10.00 WITA. Saat itu, ia berpamitan kepada anaknya untuk berangkat berjualan lumpia seperti biasa menuju wilayah Ubud, Gianyar.
Ia terakhir kali terlihat mengendarai sepeda motor Honda Genio bernomor polisi DK 2715 NJ, mengenakan baju lengan panjang berwarna hitam dan kain kamen sebagai bawahan.
Namun, hingga tengah malam, Pakyan Belog tak kunjung pulang. Upaya pencarian pun terhambat karena sang ayah tidak membawa telepon genggam, membuat keberadaannya sulit dilacak.
Putranya sempat menyisir wilayah Ubud, lokasi tempat ayahnya biasa menjajakan dagangan, tetapi tidak menemukan jejak sama sekali. Akhirnya, pada Rabu sekitar pukul 13.00 WITA, Yuliantara memutuskan untuk melaporkan kehilangan tersebut kepada pihak kepolisian.
Sangat Populer di Pasar Seni Ubud
Pakyan Belog bukan hanya pedagang lumpia biasa. Ia dikenal luas sebagai sosok yang unik dan ikonik di Ubud.
Puluhan tahun ia wira-wiri menjajakan lumpia dengan ciri khas berteriak lucu saat menawarkan dagangannya di sekitar kawasan Pasar Seni Ubud. Gaya khas yang eksentrik inilah yang membuatnya populer, tidak hanya di kalangan warga lokal tetapi juga di kalangan para wisatawan.
Terkait lokasi laporan, Kapolsek Ubud, Kompol I Wayan Putra Antara, menegaskan bahwa Polsek Ubud belum menerima laporan resmi. "Laporan masuk di Polsek Banjarangkan, Klungkung, karena yang bersangkutan berdomisili di sana," jelasnya pada Rabu (1/10/2025).
Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga masih menanti kabar baik mengenai keberadaan Pakyan Belog. Sementara itu, kepolisian telah mengambil langkah-langkah prosedural untuk menangani laporan orang hilang tersebut..[*]
Editor : Hari Puspita