DENPASAR, RadarBali.id- I Wayan Budiarta,56, pedagang lumpia yang viral dan dikenal dengan julukan unik "Pak Yan Belog" akhirnya ketemu.
Budiarta dikenal di Ubud, Gianyar, karena biasa jualan di Ubud, dengan gaya khasnya memanggil pembeli . Pria humoris ini juga sempat membuat geger setelah dilaporkan hilang ke Polsek Banjarangkan pada Rabu (1/10/2025).
Setelah sehari penuh dicari, Pak Yan Belog, yang berasal dari Desa Bungbungan, Klungkung, akhirnya ditemukan dalam kondisi sehat di areal Tukad Mati, Jalan Gatot Subroto Barat, Denpasar, pada Kamis (2/10/2025) sekitar pukul 15.00 Wita.
Ditemukan Warga yang Kenal dari Media Sosial
Penemuan Budiarta bermula dari kejelian seorang warga bernama Agung. Saat melihat Budiarta sedang memperhatikan aliran air di kawasan tersebut, Agung menyadari bahwa pria tersebut adalah sosok yang sedang dicari keluarganya, informasi yang ia peroleh dari media sosial.
Agung segera menghubungi pihak kepolisian dan putri Budiarta, Ni Luh Eka Ayuni, yang kebetulan tinggal di Denpasar. Eka Ayuni langsung menjemput ayahnya dan mengamankan Budiarta ke rumahnya di Jalan Bukit Tunggal Nomor 21 Denpasar Barat.
"Kondisi korban saat ini dalam keadaan sehat dan sudah bersama keluarganya," ungkap Kapolsek Banjarangkan AKP I Ketut Budiarsana.
Alasan Menghilang: Terdesak Utang Kreditan Motor
Hasil interogasi yang dilakukan polisi mengungkap alasan di balik menghilangnya pedagang lumpia yang sangat dikenal di Ubud tersebut. Rupanya, Pak Yan Belog sedang dilanda kesulitan finansial yang mendesak.
Budiarta nekat pergi ke Denpasar bukan untuk lari, melainkan karena didorong oleh kesulitan ekonomi. Ia bertujuan menemui temannya untuk meminjam uang demi membayar tunggakan kredit sepeda motor.
Kini, setelah ditemukan, kisah hilangnya Pak Yan Belog menjadi pelajaran tentang tekanan ekonomi yang dialami sebagian pedagang kecil, sekaligus menunjukkan peran cepat media sosial dalam membantu pencarian orang hilang seperti yang dialami Pak Yan Belog ini. [*]
Editor : Hari Puspita