GILIMANUK – Sebuah insiden memilukan nyaris merenggut nyawa seorang penumpang kapal, Ismail , 52, saat penyeberangan dari Pelabuhan Ketapang (Jawa Timur) menuju Pelabuhan Gilimanuk (Bali) pada Senin (6/10/2025).
Beruntung, pria asal Bandar Lampung yang hendak mencari pekerjaan di Bali ini berhasil dievakuasi dengan selamat berkat respons cepat dari aparat keamanan pelabuhan dan bantuan seorang nelayan lokal.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 09.30 Wita di sekitar dermaga Pelabuhan Gilimanuk.
Korban Terpeleset Saat Kapal Hendak Sandar
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kompol Arya Agung Arjana Putra, menjelaskan bahwa korban diduga merupakan penumpang KMP Elfina. Berdasarkan penyelidikan awal, korban diduga terjatuh ke laut sesaat sebelum kapal merapat ke Dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk.
"Diduga karena lantai kapal yang licin dan kurang hati-hati, korban terpeleset dan terjatuh ke laut sesaat sebelum kapal merapat ke dermaga," jelas Kompol Arya.
Ismail, yang melakukan perjalanan sebagai penumpang pejalan kaki (tanpa kendaraan), diketahui berangkat dari Lampung menuju Bali sejak Jumat (3/10/2025) untuk mencari pekerjaan, menurut keterangan yang didapat polisi dari pihak keluarga.
Teriakan di Tengah Laut Memicu Penyelamatan
Insiden tersebut terungkap ketika anak buah kapal (ABK) yang sedang melakukan bongkar muat di dermaga mendengar teriakan minta tolong dari tengah laut. Teriakan itu juga didengar oleh aparat yang bertugas.
Komandan Pos Angkatan Laut (Danposal) Gilimanuk, Letda Laut (P) Bayu Primanto, membenarkan kejadian tersebut. Anggota Posal, Kopka Reno Bastian, segera berkoordinasi dengan Polairud dan Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk untuk memulai evakuasi.
Tanpa membuang waktu, Babinpotmar Posal Gilimanuk, Serma Nav Andang, sigap mengarahkan sebuah perahu nelayan menuju lokasi korban.
Jasa Nelayan Lokal Menjadi Kunci
Kunci keberhasilan evakuasi cepat ini adalah Nanang Samsul Hadi, seorang nelayan warga Kelurahan Gilimanuk yang kebetulan berada di sekitar lokasi. Nanang langsung bergerak cepat menolong korban dengan perahunya.
Sekitar pukul 09.40 Wita, kurang dari 10 menit setelah insiden diketahui, nelayan berhasil mengevakuasi Ismail ke darat.
Korban yang ditemukan dalam kondisi sadar namun lemas, segera dilarikan ke Puskesmas Gilimanuk menggunakan mobil Kapolsek untuk menjalani observasi dan perawatan medis lebih lanjut.
Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami insiden ini dengan memeriksa saksi-saksi dan rekaman CCTV di kapal untuk memastikan seluruh kronologi. Berkat kesigapan semua pihak, nyawa Ismail berhasil diselamatkan dari ganasnya Selat Bali.[*]
Editor : Hari Puspita