LEGIAN, Radar Bali.id- Tragedi kelam pengeboman yang 12 Oktober 2002 silam di Bali, selalu menjadi peringatan, pengingat, agar jangan sampai terjadi lagi.
Peristiwa ledakan bom dengan pelaku aksi terorisme, Amrozi dan kawan-kawan di Paddy's Pub dan Sari Club (SC) di Jalan Legian, Kuta, Badung, dan di dekat kantor Konsulat Jenderal Amerika Serikat, Renon, Denpasar, ini menimbulkan banyak korban jiwa di Legian.
Tercatat , di Legian, ada 202 korban jiwa dan 209 orang luka-luka atau cedera, kebanyakan korban merupakan wisatawan asing yang sedang melancong.
Kini kenangan 23 tahun silam akan kembali di rayakan. Sudah tampak kunjungan wisatawan yang mengunjungi monumen Bom Bali di Legian.
Tampak sejumlah keluarga Warga Negara Asing (WNA) maupun kerabat korban mulai berdatangan, seperti dari Australia untuk memperingati peristiwa tragedy kemanusiaan tersebut . Yakni peringatan pada Minggu, 12 Oktober 2025.
Antara lain ada acara doa bersama untuk bumi, perdamaian dunia serta doa kemanusian untuk sesama. (*)
Editor : Hari Puspita