Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Astaga! Diduga Dalam Kondisi Mabuk, Naik Motor Bertiga, Pria Asal Flores Nahas Ini Tewas Kecelakaan Tunggal di Tabanan

Juliadi Radar Bali • Senin, 20 Oktober 2025 | 14:25 WIB
DI SINI LOKASI KEJADIAN : Polisi yang melakukan olah TKP di lokasi kejadian Jalan Gatot Subroto, Jembatan Kediri dan Tabanan. (istimewa)
DI SINI LOKASI KEJADIAN : Polisi yang melakukan olah TKP di lokasi kejadian Jalan Gatot Subroto, Jembatan Kediri dan Tabanan. (istimewa)

 

TABANAN, RadarBali.id Kecelakaan tunggal berujung maut menimpa Costantinus Andhi Putra,36, seorang pengendara motor asal Flores, NTT, di Jalan Raya Kediri-Tabanan, tepatnya di Banjar Dinas Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, pada Sabtu malam (18/10/2025).

Korban tewas di tempat kejadian, sementara dua temannya yang dibonceng mengalami luka-luka.

Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Gusti Made Berata, membenarkan insiden kecelakaan tersebut. Kecelakaan yang tergolong disebabkan oleh kehilangan kontrol itu terjadi sekitar pukul 23.15 Wita.

"Satu korban tewas dari kejadian kecelakaan loss of control Sabtu malam itu yang terjadi sekitar pukul 23.15 Wita di Jalan Gatot Subroto Tabanan," ujar Iptu Berata saat dikonfirmasi, Minggu (19/10/2025).

Korban Costantinus saat itu mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor polisi DK 4888 ZJ dengan membonceng dua orang temannya, Regi Kurniawan,19, dan Riski Abdullah Rahman,27.

Diduga kuat, korban mengendarai motor dalam pengaruh minuman keras (mikol) dan melaju kencang dari arah timur (Kediri) menuju arah barat Tabanan kota.

Petaka terjadi saat memasuki area jembatan di lokasi kejadian. Korban mendadak tidak dapat mengendalikan kecepatan sepeda motornya.

"Kondisi itu membuat pengendara motor oleng. Kemudian mengakibatkan pengendara Costantinus jatuh ke dalam got jembatan, tepatnya di sela-sela antara trotoar dan aspal," jelas Iptu Berata.

Akibat benturan keras tersebut, Costantinus Andhi Putra mengalami pendarahan pada hidung dan dinyatakan meninggal dunia saat dilarikan ke RSUD Tabanan.

Sementara kedua temannya, Regi dan Riski, mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan medis lebih lanjut.

Iptu Berata menyimpulkan bahwa penyebab kecelakaan ini murni akibat kelalaian pengendara motor sendiri. "Penyebab kecelakaan itu murni akibat ulah korban sendiri karena mengemudikan kendaraan dalam kondisi mabuk saat malam hari. Hal ini menyebabkan korban hilang kendali dan mengalami kecelakaan tunggal," pungkasnya.[*]

Editor : Hari Puspita
#lakalantas #musibah #tabanan #kecelakaan #mabuk