Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

NGAWUR! Balap Liar di Klungkung Sempat Nekat Blokir Total Bypass Ida Bagus Mantra, Polisi Kejar Pelaku hingga ke Sawah

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Senin, 20 Oktober 2025 | 13:42 WIB
PEMBALAP LIAR SEMAKIN NGAWUR : Polisi harus bekerja ekstra membubarkan aksi balapan liar di Kawasan PKB, Klungkung.(Foto: Polres Klungkung)
PEMBALAP LIAR SEMAKIN NGAWUR : Polisi harus bekerja ekstra membubarkan aksi balapan liar di Kawasan PKB, Klungkung.(Foto: Polres Klungkung)

 

SEMARAPURA, Radar Bali.id– Aksi balap liar di Kabupaten Klungkung telah mencapai tingkat kenekatan yang meresahkan.

Jika sebelumnya para joki hanya beraksi di kawasan Jembatan Merah Pusat Kebudayaan Bali (PKB), pada Sabtu (18/10/2025) malam, mereka berani menutup total Jalan Bypass Ida Bagus Mantra, Kecamatan Dawan, menyebabkan kemacetan parah.

Menurut Kasat Lantas Polres Klungkung, AKP Untung Laksono, kepindahan lokasi ini terjadi setelah pemasangan speed bump (polisi tidur) di Jembatan Merah.

"Semenjak dibuat speed bump di Jembatan Merah, aksi balapan liar pindah ke Bypass Ida Bagus Mantra. Bahkan mereka sampai menutup jalan di Bypass di Dawan," ungkap AKP Untung Laksono, Minggu (19/10/2025).

Merespons laporan masyarakat, Polres Klungkung segera mengerahkan 53 personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) dalam operasi penertiban. Kedatangan aparat membuat ratusan remaja, baik yang terlibat balapan maupun penonton, langsung kocar-kacir.

"Kami lakukan pengepungan, mereka kabur sampai ke sawah. Petugas kami kejar sampai ke sawah dan berhasil kami amankan beberapa yang tidak berhasil kabur," jelas Kasat Lantas.

17 Motor Disita, Pelaku dari Tiga Kabupaten

Dalam operasi tersebut, setidaknya 17 kendaraan bermotor berhasil diamankan, tiga di antaranya ditinggalkan kabur oleh pemiliknya. AKP Untung Laksono juga menyoroti perubahan tren dalam balap liar, di mana pelaku kini tidak lagi menggunakan motor drag yang mencolok.

"Mereka sekarang sepeda motornya bagus-bagus untuk mengelabui aparat. Ketika kami amankan, mereka berdalih tidak sedang balapan," terangnya.

Fakta yang paling memprihatinkan, sebagian besar pelaku yang terjaring razia masih berusia anak-anak dan pelajar, dengan usia tertua 17 tahun. Para pelaku tidak hanya berasal dari Klungkung, tetapi juga dari Bangli dan Karangasem.

"Dua di antaranya ada perempuan. Ini sudah parah sekali, mereka masih pelajar dan taruhan balap liar seperti itu. Kami minta peran serta orang tua untuk membina anak-anaknya," tegasnya.

Diduga Komunitas Balap Liar Punya “Mata-Mata”

Hal yang mencengangkan, polisi mengungkap adanya 'mata-mata' dalam komunitas balap liar Klungkung yang memantau pergerakan aparat.

"Komunitas balap liar yang beraksi di Klungkung memiliki 'mata-mata' yang memantau pergerakan petugas kepolisian," kata AKP Untung.

Yang lebih mengejutkan, anak yang bertindak sebagai informan adalah seorang remaja perempuan yang rumahnya dekat dengan Polres Klungkung. Remaja ini bertugas memberikan informasi kepada rekan-rekannya setiap kali petugas keluar untuk patroli.

"Misal saat petugas keluar untuk patroli, diinformasikan oleh dia ke teman-temannya. Kebetulan rumahnya memang dekat Polres," ungkapnya.

Belasan motor yang disita akan ditahan sementara. Para remaja yang terjaring razia dijadwalkan untuk datang ke Polres Klungkung bersama orang tua mereka pada Senin (20/10) besok.

"Hari Senin besok, mereka bersama orang tuanya harus datang ke Polres, langsung bertemu dengan saya. Kami akan lakukan pembinaan dengan tegas," tutupnya.[*]

Editor : Hari Puspita
#trek-trekan #pembalap liar #By Pass Ida Bagus Mantra #klungkung