Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Astaga! Depresi Masalah Keluarga, Cekcok, Penumpang KMP Ferry VIII Nekat Terjun ke Laut di Selat Lombok

Zulfika Rahman • Rabu, 22 Oktober 2025 | 03:15 WIB
SELAMAT : Kondisi Reza, penumpang kapal Ferry saat menjalani perawatan medis di Puskesmas Manggis, usai aksi percobaan bunuh diri dengan melompat ke laut. (istimewa)
SELAMAT : Kondisi Reza, penumpang kapal Ferry saat menjalani perawatan medis di Puskesmas Manggis, usai aksi percobaan bunuh diri dengan melompat ke laut. (istimewa)

 

PADANGBAI, RadarBali.id– Seluruh penumpang KMP Ferry VIII mendadak heboh setelah salah seorang penumpang, Andri Reza,29, nekat melompat dari atas kapal saat berlayar dari Pelabuhan Lembar (Lombok) menuju Pelabuhan Padangbai (Bali) pada Selasa (21/10/2025) pagi.

Aksi dramatis itu diketahui dipicu oleh masalah keluarga. Pria berusia 29 tahun tersebut diduga mengalami depresi berat setelah sempat terlibat pertengkaran dengan sang istri sebelum nekat terjun ke laut dengan niat mengakhiri hidup.

Kapolsek Padangbai, Kompol I Wayan Gede Wirya, membenarkan kejadian ini. Ia mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 Wita, saat kapal sedang dalam perjalanan menuju Padangbai.

"Aksi lompat dari kapal itu diketahui oleh penumpang lainnya. Banyak yang menjerit melihat kejadian tersebut," ujar Kompol Wirya saat dikonfirmasi.

Insiden ini sontak membuat kapten kapal segera memutar haluan. Petugas Kapal kemudian dengan sigap meluncurkan sekoci untuk melakukan pertolongan.

"Ditolong menggunakan sekoci oleh Anak Buah Kapal (ABK) dan langsung dievakuasi," tambahnya.

Saat berhasil dievakuasi, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Petugas medis kapal segera memberikan pertolongan pertama hingga korban berhasil siuman.

Setibanya KMP Ferry VIII sandar di Dermaga II Pelabuhan Padangbai, korban langsung dibawa menggunakan ambulans Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) menuju Puskesmas Manggis I untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

"Yang bersangkutan sudah dalam kondisi sadar. Dia depresi karena permasalahan keluarga sehingga ingin mengakhiri hidup," terang Kompol I Wayan Gede Wirya.

Pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan keluarga korban dan instansi terkait seperti Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padangbai untuk penanganan dan tindakan lanjutan.[*]

Editor : Hari Puspita
#penyeberangan #Selat Lombok #karangasem #penumpang kapal #padangbai #upaya bunuh diri