Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Dua Hari Lansia Hilang dari Rumah diYehembang, Mendoyo, Ditemukan di Pinggir Hutan

Muhammad Basir • Selasa, 28 Oktober 2025 | 13:33 WIB
DIEVAKUASI : Proses evakuasi lansia hilang di pinggir hutan di Banjar Dinas Yeh Buah, Desa Yehembang Kauh.(foto: Polsek Mendoyo)
DIEVAKUASI : Proses evakuasi lansia hilang di pinggir hutan di Banjar Dinas Yeh Buah, Desa Yehembang Kauh.(foto: Polsek Mendoyo)

 

NEGARA, Radar Bali.id- Pencarian seorang wanita lanjut usia (lansia) di Jembrana berakhir lega. Gusti A. Ketut Suweling, 77, buruh tani asal Banjar Bale Agung, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, yang dilaporkan hilang sejak Jumat (24/10/2025), akhirnya ditemukan dalam keadaan lemas namun selamat pada Minggu (26/10/2025).

Korban ditemukan setelah dua hari pencarian intensif di dekat kawasan hutan Banjar Dinas Yeh Buah, Desa Yehembang Kauh.

Informasi hilangnya Nenek Suweling bermula saat pihak keluarga melaporkan ke Polsek Mendoyo karena korban diketahui meninggalkan rumah pada Jumat sore dan tak kunjung kembali.

Kapolsek Mendoyo, Kompol I Wayan Sartika, membenarkan kejadian tersebut dan menjelaskan bahwa begitu laporan diterima, pihaknya langsung menggerakkan proses pencarian besar-besaran yang melibatkan anggota kepolisian, pihak keluarga, dan warga sekitar.

"Korban berhasil ditemukan oleh pihak keluarga bersama warga pada Minggu pagi. Saat ditemukan, kondisinya lemas namun masih dalam keadaan sadar," jelas Kompol Sartika, Senin (27/10/2025).

Setelah ditemukan, Nenek Suweling langsung dilarikan ke Puskesmas I Mendoyo untuk mendapatkan perawatan medis darurat. Setelah menjalani observasi kesehatan selama sekitar dua jam, kondisinya dinyatakan membaik.

"Kondisinya stabil dan diperbolehkan pulang ke rumah pada hari yang sama. Kami bersyukur korban bisa segera ditangani," tambah Kapolsek.

Jarak antara rumah korban dengan lokasi penemuan diketahui cukup jauh dan berada dekat dengan area hutan yang berbatasan dengan desa tetangga, yang membuat proses pencarian memakan waktu. Hingga kini, pihak keluarga belum mengetahui secara pasti alasan korban pergi meninggalkan rumah, namun mereka memastikan kondisi Nenek Suweling kini sudah dalam pengawasan penuh.

Kompol Sartika menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja sama yang dilakukan, memastikan upaya bersama antara aparat, keluarga, dan warga membuahkan hasil penyelamatan.

"Kami berterima kasih kepada seluruh warga dan keluarga yang turut bergerak cepat membantu proses pencarian, sehingga korban bisa ditemukan dalam keadaan selamat," tutupnya.[*]

Editor : Hari Puspita
#lansia hilang #temuan orang hilang #jembrana #orang hilang