Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Diguyur Hujan Deras, Akses Jalan di Desa Duda Timur, Karangasem, Tertutup Longsor

Zulfika Rahman • Rabu, 5 November 2025 | 14:40 WIB

GOTONG ROYONG : Petugas bersama warga saat melakukan penanganan longsor Banjar Dinas Batu Gede, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat.(istimewa)
GOTONG ROYONG : Petugas bersama warga saat melakukan penanganan longsor Banjar Dinas Batu Gede, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat.(istimewa)

 

AMLAPURA, Radar Bali.id- Hujan deras yang mengguyur wilayah Karangasem pada Senin malam (3/11/2025) mengakibatkan bencana di beberapa titik. Salah satunya, longsor yang terjadi di Banjar Dinas Batu Gede, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat. Salah satu tebing di sama ambles hingga materialnya menutup akses jalan. 

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Karangasem, Ida Ketut Arimbawa mengatakan, akibat longsoran tebing mengakibatkan akses jalan warga di sana lumpuh dan tak bisa dilalui kendaraan.

”Kami baru lakukan penanganan secara manual bersama warga tadi pagi (Selasa),” ujarnya saat dikonfirmasi Selasa (4/11/2025). Setelah beberapa saat melakukan penanganan, akhirnya akses jalan kembali normal. 

Baca Juga: Awas Longsor Susulan! Titik Rawan di Jembrana Terancam Ambles, Begini Desakan BPBD Jembrana

Akibat kejadian tersebut, material longsoran berupa tanah dan bebatuan sempat menutup akses jalan kabupaten dijalur tersebut sebelum akhirnya warga bersama pihak terkait melakukan pembersihan material secara manual sehingga akses jalan dapat dilalui kembali.

”Material longsor masih tersisa dan akan dilanjutkan penanganannya oleh petugas PUPRKIM besok (hari ini),” ungkapnya.

Baca Juga: Gudang BRI Ubud , Gianyar, Ambruk Diterjang Longsor, Satu Bangunan Gudang Ambles ke Dasar Sungai Sedalam 20 Meter

Melihat cuaca yang tidak menentu, Arimbawa mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terutama saat berada atau melintasi jalur yang rawan bencana. ”Selain itu aktif dalam melalukan upaya mitigasi bencana secara mandiri dilingkungan tempat dinggal masing - masing,” tuturnya.

Arimbawa menambahkan, inensitas hujan beberapa hari ini cukup tinggi. Pihaknya mengingatkan warga agar selalu berhati-hati, terutama di daerah perbukitan dan kawasan rawan longsor. ”Segera laporkan jika melihat tanda-tanda potensi bahaya,” imbuhnya. [*]

Editor : Hari Puspita
#hujan deras #akses jalan tertutup #bencana alam #karangasem #longsor