Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Duh, Diterjang Angin Kencang, Rumah Warga di Karangasem Hancur Tertimpa Pohon Kelapa

Zulfika Rahman • Jumat, 7 November 2025 | 13:21 WIB
RUSAK BERAT:Bangunan rumah milik I Made Badra di Desa Jungutan, Bebandem hancur usai tertimpa pohon kelapa.(ist)
RUSAK BERAT:Bangunan rumah milik I Made Badra di Desa Jungutan, Bebandem hancur usai tertimpa pohon kelapa.(ist)

 

KARANGASEM, RadarBali.id – Angin kencang yang melanda Karangasem pada Kamis (6/11/2025) menyebabkan kerusakan parah pada satu unit rumah warga di Banjar Dinas Yeh Bunga, Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem.

Sebuah pohon kelapa setinggi 12 meter tumbang dan menghantam rumah milik I Made Badra hingga rata dengan tanah.

Perbekel Desa Jungutan, I Wayan Wastika, membenarkan kejadian nahas tersebut. Menurut Wastika, pohon kelapa itu tumbang secara mendadak. "Rusaknya cukup parah," ujarnya saat dikonfirmasi.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Saat kejadian, kondisi rumah sedang sepi karena pemilik rumah, Made Badra dan keluarganya, sedang berada di pura untuk mengikuti kegiatan odalan.

Akibat kerusakan yang parah, bangunan tersebut tidak bisa ditempati. Keluarga Badra yang berjumlah empat orang kini terpaksa mengungsi sementara di bangunan dapur sambil menunggu perbaikan.Ditaksir, pemilik rumah mengalami kerugian mencapai Rp 50 juta.

Imbauan dan Bantuan BPBD

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, menuturkan bahwa kondisi angin kencang memang memicu sejumlah pohon tumbang di berbagai titik, termasuk yang menimpa rumah warga dan akses jalan.

"Yang rumah tertimpa pohon sudah dilakukan penanganan. Kami juga memberikan bantuan seperti matras dan sembako," terang Arimbawa.

Mengingat angin kencang masih berpotensi terjadi, BPBD Karangasem mengimbau masyarakat untuk waspada dan mengambil langkah pencegahan.

"Kita kan tidak tahu mana pohon yang lapuk berpotensi tumbang. Jadi lebih baik saat angin kencang bergeser sementara ke tempat lebih aman, terutama bagi rumah warga yang disekitarnya banyak pepohonan," pinta Arimbawa.[*]

Editor : Hari Puspita
#bencana alam #angin kencang #karangasem #rumah tertimpa pohon #pohon tumbang