Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Duh! Dua Lakalantas Maut Jalur Denpasar-Gilimanuk Dalam Semalam, Ini Kronologinya

Muhammad Basir • Senin, 10 November 2025 | 14:20 WIB
EVAKUASI KORBAN : Petugas melakukan evakuasi korban kecelakaan depan Polsek Mendoyo. (FOTO Satlantas Polres Jembrana)
EVAKUASI KORBAN : Petugas melakukan evakuasi korban kecelakaan depan Polsek Mendoyo. (FOTO Satlantas Polres Jembrana)

 

NEGARA, Radar Bali.id – Jalur tengkorak Jalan Denpasar - Gilimanuk kembali memakan korban. Dua kecelakaan maut terpisah terjadi hanya dalam rentang waktu satu jam pada Sabtu (8/11/2025) malam di wilayah Jembrana.

Akibat dua insiden tragis di lokasi berbeda ini, dua pengendara motor tewas dengan kondisi mengenaskan, salah satunya terlindas truk hingga tewas di tempat.

Kasatlantas Polres Jembrana, Iptu Aldri Setiawan, mengonfirmasi dua kejadian fatal tersebut dan mengimbau masyarakat agar ekstra hati-hati saat melintas di jalur nasional ini.

Terlindas Truk di Mendoyo

Kecelakaan pertama terjadi sekitar pukul 22.00 WITA di Jalan Raya Jurusan Denpasar-Gilimanuk Kilometer 86-87, tepatnya di depan Polsek Mendoyo, Lingkungan Bilukpoh Kangin, Kelurahan Tegalcangkring.

Kendaraan yang Terlibat, antara lain motor DK-6906-ZL (dikendarai DP, 22, asal Banyuwangi, membonceng VJ, 22).Truk Trailer L-8540-UW (dikemudikan SF, 32, asal Surabaya) dan satu motor tak dikenal.

Detil Kejadian: Kecelakaan berawal saat motor DK-6906-ZL bergerak dari arah Gilimanuk (barat) menuju Denpasar (timur). Pengendara motor diduga mengambil haluan ke kanan untuk menyalip truk trailer yang berada di depannya.

Saat posisi motor berada di jalur kanan, dari arah berlawanan datang motor yang tidak dikenal. "Motor DK-6906-ZL berserempetan dengan motor tidak dikenal yang bergerak pada jalurnya," jelas Iptu Aldri.

Nahas, akibat serempetan tersebut, motor DK-6906-ZL terjatuh. Pengendara dan penumpangnya langsung terpelanting ke kolong truk. Pengendara motor, DP (22), tewas di lokasi kejadian dengan kondisi mengenaskan setelah kepalanya terlindas roda kanan truk. Sementara itu, VJ, penumpang yang dibonceng, mengalami patah kaki kiri dan tangan kiri.

Ditabrak Bus Setelah Pintu Mobil Dibuka Sembarangan

Selang kurang lebih satu jam, kecelakaan maut kedua terjadi sekitar pukul 22.55 WITA di Kilometer 92-93 Desa Dangin Tukadaya, Kecamatan Jembrana.

Kendaraan yang terlibat, antara lain: Mobil L-1724-YE (dikemudikan RS, 49, asal Sidoarjo), motor DK-5604-ZU (dikendarai GAY, 18, perempuan asal Desa Pohsanten), bus N-7613-UB (dikendarai Wak, 62, asal Malang).

Awal kejadian, mobil Avanza L-1724-YE datang dari arah barat (Gilimanuk) dan berhenti di bahu kiri jalan. Tiba-tiba, seorang penumpang yang duduk di belakang pengemudi membuka pintu mobil tanpa memperhatikan arus lalu lintas dari belakang.

Nahas, pada saat bersamaan, motor DK-5604-ZU yang dikendarai GAY (18) datang dari arah yang sama (barat ke timur) dan langsung menabrak pintu mobil yang terbuka.

Setelah menabrak pintu, motor dan pengendaranya terjatuh dan terseret ke jalur kanan. Saat itu, dari arah berlawanan (timur ke barat) datang Bus N-7613-UB. Tabrakan tak terhindarkan. GAY tewas di lokasi kejadian dengan luka parah di bagian kepala, rusuk, dan perut.

Polres Jembrana masih menyelidiki secara mendalam dua insiden ini. Pihak kepolisian kembali mengingatkan pengguna jalan, khususnya di Jalan Nasional Denpasar-Gilimanuk, agar selalu berhati-hati.

"Kami mengimbau pengguna jalan untuk memperhatikan jarak aman saat mendahului dan apabila akan membuka pintu mobil, harus melihat situasi lalu lintas terlebih dahulu. Keselamatan adalah yang utama," tutup Iptu Aldri.[*]

Editor : Hari Puspita
#lakalantas #Denpasar - Gilimanuk #kecelakaan maut #kecelakaan