SEMARAPURA, Radar Bali.id- Sebuah gudang mebel di Dusun Geria, Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, hangus dilalap si jago merah pada Rabu malam (11/11/2025).
Diduga, kebakaran hebat ini dipicu oleh tindakan sederhana: pembakaran serbuk kayu dan sampah di dalam gudang yang bertujuan untuk mengusir nyamuk.
Peristiwa nahas yang menimpa gudang milik I Nyoman Pasek,53, ini bermula sekitar pukul 17.40 Wita. Saat itu, salah satu karyawan, Ongky Aryanto Bua,53, berinisiatif membakar serbuk kayu dan sampah di dalam gudang.
Namun, hanya berselang beberapa menit, upaya mengusir nyamuk tersebut berubah menjadi bencana. Warga sekitar langsung berteriak histeris memberitahukan bahwa api mulai membesar dan menjalar di bagian dalam gudang.
“Mendengar hal tersebut, karyawan langsung berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar pun langsung berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya,” terang Kapolsek Banjarangkan, AKP I Ketut Budiarsana, Kamis (12/11/2025).
Solar Jadi Pemicu Api Cepat Menyebar
Sialnya, di dalam gudang tersebut tersimpan sekitar 30 liter Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar yang digunakan untuk operasional mesin somil. Solar yang terkena sambaran api mendadak membuat kobaran api kian beringas, sehingga dengan cepat melahap seluruh bagian bangunan.
Tak lama berselang, Tim Gabungan tiba di lokasi. “Personel Polsek Banjarangkan tiba di lokasi bersama personel Polres Klungkung dan dua unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Klungkung. Tim Gabungan segera melakukan pemadaman dan pengamanan area kebakaran,” tambah Kapolsek.
Berkat kesigapan personel Damkar, kepolisian, dan kerja sama masyarakat, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan total sekitar pukul 18.40 Wita.
Kerugian Capai Rp80 Juta
Syukurlah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil akibat bangunan dan bahan mebel yang terbakar ditaksir mencapai angka Rp80 juta.
“Peristiwa itu membuat bangunan dan bahan mebel ikut terbakar dengan kerugian sekitar Rp80 juta,” sebut AKP Budiarsana.
Atas insiden ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan api terbuka, terutama di area yang mudah terbakar. Saat ini, kasus kebakaran tersebut dalam penanganan lebih lanjut oleh Polsek Banjarangkan untuk memastikan penyebab pasti dan kerugian yang ditimbulkan.[*]
Editor : Hari Puspita