RENDANG, RadarBali.id – Duka menyelimuti perayaan Hari Raya Galungan di Desa Menanga, Rendang, Karangasem. Pasar Menanga kembali mengalami musibah kebakaran hebat pada Rabu (19/11/2025) siang, tepat di bulan yang sama setahun setelah insiden serupa pada November 2023.
Kobaran api dan asap tebal dilaporkan mulai muncul sekitar pukul 13.00 Wita. Kebakaran kali ini diperkirakan menghanguskan sekitar 12 unit kios yang mayoritas merupakan bangunan yang baru saja direnovasi pasca-kebakaran tahun lalu.
Perbekel Desa Menanga, I Made Mahendra Sagita, membenarkan kejadian nahas ini. Ia mengungkapkan bahwa api pertama kali terlihat muncul dari salah satu kios yang kebetulan juga menjadi korban kebakaran pada tahun 2023.
“Yang terbakar itu kios yang tahun 2023 lalu terbakar. Berawal dari satu kios, api menjalar melahap bangunan kios lainnya,” ujar Mahendra yang langsung berada di lokasi kejadian.
Hambatan Pemadaman Akibat Jembatan Putus
Petugas pemadam kebakaran dari Kabupaten Karangasem tiba di lokasi untuk berjibaku memadamkan api. Bahkan, Damkar Kabupaten Klungkung turut dikerahkan untuk membantu penanganan.
Upaya pemadaman sempat terhambat karena tantangan medan. Mahendra menyebutkan, “Karena ada jembatan putus, Petugas Damkar Karangasem harus mencari jalan alternatif.”
Mengingat pasar sedang dalam kondisi tutup karena momen Hari Raya Galungan, belum diketahui pasti penyebab utama kebakaran tersebut.
“Belum tahu penyebabnya. Tunggu keterangan petugas kepolisian,” tandas Mahendra.
Memori Tragedi 2023
Kebakaran ini membawa kembali memori kelam pada 5 November 2023, di mana Pasar Menanga juga dilanda bencana yang sama. Kala itu, total 18 objek terbakar, yang terdiri dari 12 kios dan 6 lapak pedagang yang menjual sembako, pakaian, emas, dan buah-buahan.
Kios-kios yang terbakar kali ini adalah unit-unit yang baru direnovasi dan kembali dihuni pedagang pada tahun 2024. Kerugian material dan dampak psikologis bagi para pedagang di kawasan vital ekonomi ini dipastikan sangat besar.[*]
Editor : Hari Puspita