Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Pergi Melaut dan Tak Kunjung Kembali, Jukung Tak Bertuan Gegerkan Sanur, Nelayan Asal Serangan Hilang, SAR Gelar Pencarian

Andre Sulla • Jumat, 21 November 2025 | 21:05 WIB

 

HILANG: : Nelayan I Wayan Dana, 60, dikabarkan hilang dan semntara dicari.
HILANG: : Nelayan I Wayan Dana, 60, dikabarkan hilang dan semntara dicari.

DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Kepanikan merebak di kalangan nelayan Serangan. Kehebohan ini setelah sebuah jukung dua katir dengan mesin tempel Yamaha 15 PK ditemukan berputar-putar tanpa awak di Perairan Pantai Karang Sanur, Kamis (20/11/2025) sekitar pukul 15.30 WITA.

Jukung yang masih menyala mesinnya itu diduga milik seorang nelayan yang hilang saat melaut, I Wayan Dana, 60, warga Banjar Kaja, Serangan, Denpasar Selatan. Penemuan ini bermula saat dua saksi, I Kadek Adnyana dan Agus Handika Putra, dalam perjalanan pulang dari Nusa Penida.

"Ya dua saksi inu dari Nusa menuju Pantai Mertasari setelah mengantar tamu diving, sekitar pukul 14.30 WITA," beber Kasi Humas Polresta Denpasar Kompol I Ketut Sukadi, Jumat (21/11/2025). Keduanya melihat jukung tanpa awak itu berputar-putar di tengah laut, seperti kehilangan kendali.

 Baca Juga: Kabar Baik: Program Angsis Klungkung Diperluas ke Kecamatan Dawan Mulai 2026

Mereka sempat merekam video sebelum akhirnya mendekat. Setelah dipastikan tidak ada orang di sekitar jukung. "Saksi Agus menaiki perahu tersebut dan membawanya perlahan ke Pantai Mertasari,” tambah Kompol Sukadi.

Tak berselang lama, kabar penemuan jukung itu menyebar melalui grup WhatsApp nelayan. I Wayan Debiarta, anak korban, langsung menuju Pantai Mertasari untuk memastikan. Benar saja, jukung tersebut adalah milik ayahnya yang pergi melaut sejak pukul 06.OO WITA.

Terlihat melalui rekaman CCTV rumah, sang ayah pergi melaut cari ikan tampak mengenakan kaus merah dan celana hitam. Debiarta sempat memeriksa isi jukung dan menemukan bekal makanan ayahnya sudah habis serta terdapat beberapa ikan hasil tangkapan.

 Baca Juga: Persib Kehilangan Lima Bintang, Dewa United Ungkit Memori Kemenangan di Piala Presiden

"Namun, keberadaan sang ayah tak jelas. Hingga kini korban belum pulang dan belum ditemukan. Pencarian tim gabungan masih berlangsung," tutupnya. Terpisah,Informasi hilangnya nelayan Serangan itu diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar sekitar pukul 18.20 WITA.

Kepala Basarnas Denpasar, I Nyoman Sidakarya, membenarkan pihaknya langsung mengarahkan tim menuju lokasi. “Malamnya kami lakukan penyisiran di bibir pantai. Kondisi gelap membuat penurunan alut laut tidak memungkinkan,” ujarnya.

Dua Search and Rescue Unit (SRU) dikerahkan menyisir ke arah timur dan barat dari Pantai Karang hingga Mertasari. Namun hasilnya nihil, belum ada tanda keberadaan korban. Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur.

 Baca Juga: Mantapkan Taktik di Bali, Timnas Kabaddi Indonesia Targetkan Capaian Maksimal di SEA Games 2025

Diantaranya Balawista Denpasar, Polair Polresta Denpasar, Potensi SAR 115, Arjuna Rescue, NAMRU, YBER, IEA, DRS, keluarga korban, serta masyarakat. Pihaknya dan kepolisian beserta keluarga telah melakukan sejumlah langkah.

Yakni memeriksa jukung, meminta keterangan saksi-saksi, menghubungi keluarga korban, serta melaporkan kejadian kepada Basarnas untuk tindakan lebih lanjut. “Kami terus koordinasi. Nelayan juga kami imbau untuk segera melapor jika menemukan tanda-tanda korban,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian terhadap I Wayan Dana masih terus dilakukan. "Tim SAR akan melanjutkan operasi pagi ini dengan peralatan lengkap untuk menyisir perairan Sanur dan sekitarnya," pungkasnya.***

Editor : M.Ridwan
#sanur bali #nelayan hilang #jukung tak bertuan