TABANAN, Radar Bali.id – Sebuah insiden lalu lintas mengerikan nyaris merenggut nyawa seorang pelajar SMA di Tabanan. I Putu Gede Nata Sutristyana,17, mengalami kecelakaan tragis.
Kejadian berlangsung setelah sepeda motor yang dikendarainya ditabrak bus yang nekat menerobos lampu merah di Jalan Raya By Pass Ir. Soekarno.
Peristiwa dramatis tersebut terjadi pada Jumat sore (21/11/2025) sekitar pukul 17.00 Wita di simpang Kasih Ibu, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan.
Detik-detik Mencekam di Simpang Kasih Ibu
Menurut keterangan Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Gusti Made Berata, pelajar yang mengendarai motor Yamaha NMax bernomor polisi DK 6309 GBO itu melaju dari arah utara. Saat itu, lampu lalu lintas dari arah korban sudah menyala hijau.
Nahas, bersamaan dengan itu, sebuah bus bernomor polisi AG 7243 UB yang melaju dari arah Denpasar menuju Gilimanuk (Timur ke Barat) justru menerobos lampu merah. Tabrakan pun tak terhindarkan.
"Pengendara motor seketika tertabrak bagian samping oleh bus yang melaju tanpa mengindahkan rambu lalu lintas. Korban yang tertabrak langsung masuk ke kolong badan bus," jelas Iptu Gusti Made Berata, Sabtu (22/11).
Korban Selamat Walau Terseret
Meskipun terseret dan masuk ke kolong bus, keajaiban terjadi. Bus langsung berhenti mendadak, dan korban I Putu Gede Nata Sutristyana ditemukan dalam kondisi selamat.
"Beruntung, korban selamat dari maut usai tertabrak. Walaupun tidak mengalami luka berat, korban hanya alami luka ringan dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis," tambahnya.
Saat ini, kasus kecelakaan yang disebabkan oleh sopir bus yang melanggar rambu lalu lintas tersebut masih dalam penanganan unit Satlantas Polres Tabanan.
"Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi, kecelakaan ini murni akibat bus menerobos lampu merah. Kasus ini akan terus kami tangani," pungkasnya.[*]
Editor : Hari Puspita