DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Hujan seharian dari Minggu malam (13/12/2025) hingga Minggu (14/12/2025) menyebabkan banjir di berbagai wilayah di Bali. Paling mengenaskan di wilayah kampung turis di Legian, Badung dan wilayah Denpasar. Sekitaran Jalan Pandawa, Legian, Jalan Nakula hingga Jalan Dewi Sri. Genangan air yang tinggi menyulitkan warga dan wisatawan untuk melintas.
Dikonfirmasi dengan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya, menyampaikan hujan sedang-lebat terjadi di hampir kabupaten/kota di Bali yakni Denpasar, Badung, Tabanan, Gianyar, Klungkung, Jembrana, Buleleng dan Bangli
Tercatat di Kota Denpasar terdapat 20 titik banjir, terdiri dari Desa Pemecutan Kelod (2 titik), Desa Padang Sambian (14 titik) sehingga 20 orang dievakuasi dan sudah kembali ke rumah masing-masing." Perlu bantuan pembersihan lumpur," terang teja.
Warga terdampak sementara di Kelurahan Padangsambian berjumlah 191 KK. Selanjutnya, titik banjir di Padang Sambian Kelod (2 titik) yang dievakuasi 145 orang. Kemudian di Jalan Dewi Saraswati, Padang Sambian Kelod, Desa Pemecutan (1 titik) dan Kelurahan Sanur (1 titik
Sedangkan di Kabupaten Badung lebih parah memakan satu korban jiwa Warga Negara Asing (WNA) di Desa Tibubeneng kemudian telah dibawa ke RS Prof Ngoerah. Adapun ada 8 titik banjir, yakni : Desa Tibubeneng (1 titik), Desa Kerobokan Kelod (4 titik), evakuasi 4 orang di Gang Mekar Sari, dan telah kembali ke rumah. Banjir terjadi Kelurahan Seminyak satu titik. " Ada juga di Desa Kerobokan Kaja 1 titik dan Kelurahan Legian ada 1 titik," imbuh Teja.
Untuk di Karangasem tidak terjadi banjir, tapi satu pohon tumbang di Desa Pertima yang sudah ditangani.
Paling banyak warga yang terdampak di Denpasar berjumlah 191 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Padang Sambian, Denpasar. Adapun rinciannya: Buana Desa 82 KK; Balun 46 KK;Buana Permai 23 KK;Padang Sambian 20 KK;Merta Buana 5 KK; Minggir 5 KK;Padang Griya 4 KK;Anyar 2 KK dan Padang Sari 1 KK
BPBD telah melakukan atensi evakuasi 20 orang di Perum Buana Permai, selanjutnya tim BPBD Bali, BPBD Badung, TNI dan Linmas mengevakuasi 145 orang di Jalan Dewi Saraswati, Padang Sambian Kelod. Kemudian, evakuasi 4 orang di Gang Mekar Sari, Kerobokan Kelod oleh BPBD Bali.
Baca Juga: Muncul Peringatan Dini BMKG, BPBD Tabanan Minta Warga Selalu Siap Bencana Banjir dan Longsor saat Cuaca Mendadak Ekstrem
Evakuasi 1 korban WNA meninggal dunia di Tibubeneng ditangani oleh SAR, PMI, BPBD Bali, Linmas dan masyarakat."Evakuasi di Jalan Kunti oleh BPBD Badung dan BPBD Kota dan penyedotan air di jalan Bumi Ayu, Sanur, BPBD dan PUPR Kota, BPBD Bali.
Kata Teja, Informasi BMKG terjadi Siklon. Sementara itu, dikonfirmasi terpisah dengan Kapusdalops (Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana) BPBD Kota Denpasar Made Antara memaparkan, justru catatan sementara BPBD Kota Denpasar terkait kejadian banjir tersebar di 13 titik. Dalam kejadian banjir ini, di Kota Denpasar nihil korban jiwa.
Ketinggian air diperkirakan setengah dada orang dewasa sehingga menyebabkan banyak warga terdampak."Tadi malam 20 orang mengungsi ke rumah tetangganya tapi sekarang sudah kembali. Kurang lebih setinggi dada orang dewasa," ucap MAde Antara yang dihubungi kemarin (14/12).
Rumah warga terendam juga banyak terendam sehingga ada yang dievakuasi, tapi ada yang tidak butuh evakuasi. Paling banyak terdampak di Buana Desa sebanyak 82 kepala keluarga (KK).
Sementara yang langganan banjir di Jalan Pura Demak I warga melaporkan banjir merendam beberapa rumah warga tapi tidak butuh evakuasi."Tim TRC Jatayu I mengevakuasi 20 orang terjebak banjir di rumah dan evakuasi ke rumah tetangga yang tidak terendam banjir," imbuh Antara.***
Editor : M.Ridwan