NUSA PENIDA, RadarBali.id– Aksi tidak terpuji kembali diperlihatkan oleh oknum Wisatawan Negara Asing (WNA) di Nusa Penida. Kali ini, dua turis asing kedapatan menjadikan kawasan suci Pura Sad Kahyangan Segara Penida, Desa Sakti, sebagai tempat bermalam.
Aksi keduanya terekam dalam sebuah video yang kini viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat kedua WNA sedang sibuk mengemasi tas dan matras yang mereka gunakan untuk tidur di area pura.
Mirisnya, mereka tampak mengabaikan etika berpakaian di tempat suci; salah satu WNA bahkan terlihat bertelanjang dada dan hanya mengenakan celana pendek tanpa kamen (sarung bali).
Warga yang geram melihat kejadian tersebut langsung memberikan teguran keras di lokasi. Tanpa perlawanan, kedua turis itu segera membereskan perlengkapan tidur mereka dan meninggalkan kawasan suci tersebut.
Menanggapi hal ini, Kepala Kesbangpol Klungkung, I Dewa Ketut Sueta Negara, mengakui bahwa pengawasan orang asing di Nusa Penida memang belum optimal. Keterbatasan personel Imigrasi Kelas I TPI Denpasar yang membawahi lima kabupaten menjadi kendala utama dalam melakukan patroli rutin.
"WNA cenderung lebih takut dengan pihak imigrasi, sementara personel mereka terbatas. Ke depan, kami ingin mendorong pengawasan partisipatif dengan melibatkan desa adat, pecalang, hingga Linmas melalui Satgas Pengawasan Orang Asing," tegas Sueta Negara.[*]
Editor : Hari Puspita