Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

MENGENASKAN! Dua Hari Tak Keluar Kamar, Warga Buleleng Ditemukan Tewas Diduga Tersengat Listrik Saat Charge HP

Francelino Junior • Rabu, 24 Desember 2025 | 13:58 WIB
DIPASANG GARIS POLISI : Putu Puja Arya Suta tergeletak di dalam kamarnya. (dok.Polres Buleleng)
DIPASANG GARIS POLISI : Putu Puja Arya Suta tergeletak di dalam kamarnya. (dok.Polres Buleleng)

SINGARAJA, RadarBali.id– Warga Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng, digegerkan dengan penemuan jenazah Putu Puja Arya Suta,49, di dalam kamarnya pada Selasa (23/12/2025) siang.

 Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka melepuh, diduga akibat tersengat aliran listrik saat sedang mengisi daya (charging) ponsel miliknya.

Peristiwa pilu ini terungkap setelah adik korban merasa curiga karena sang kakak tidak kunjung keluar kamar selama dua hari berturut-turut. Karena merasa ada yang tidak beres, pihak keluarga menghubungi saksi, Made Sukiada, untuk mengecek kondisi korban.

Aroma Tak Sedap dari Balik Ventilasi

Setibanya di lokasi sekitar pukul 13.15 Wita, saksi mendapati pintu kamar dalam keadaan terkunci rapat dari dalam. Kecurigaan semakin menguat saat saksi mencoba mengintip melalui ventilasi.

"Saksi mencium aroma tidak sedap yang menyengat dari dalam kamar," ungkap Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz.

Setelah berkoordinasi dengan aparat, pintu kamar akhirnya didobrak. Korban ditemukan dalam posisi telungkup menghadap ke timur dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Hasil Pemeriksaan Medis : Korban Masih Pegang HP

Tim medis dari Puskesmas Buleleng II yang tiba di lokasi menyatakan bahwa korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari 24 jam. Meski tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik, petugas menemukan bukti krusial di lokasi kejadian.

"Tangan korban masih memegang telepon genggam dengan kabel pengisi daya yang masih terhubung ke stopkontak. Terdapat banyak luka melepuh di tubuhnya," jelas IPTU Yohana.

Pihak keluarga telah mengikhlaskan kepergian korban dan menerima kejadian ini sebagai musibah murni. Polisi kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam menggunakan perangkat elektronik, terutama saat sedang diisi daya di tempat tidur.[*]

 

Editor : Hari Puspita
#tersetrum listrik #temuan jenazah #kalibukbuk #temuan mayat #buleleng