NUSA PENIDA, Radar Bali.id – Harapan warga Desa Jungutbatu, Nusa Lembongan, Nusa Penida, Klungkung, untuk segera menempati kios UMKM baru di pesisir pantai harus tertunda.
Sebanyak delapan kios kayu dan satu fasilitas toilet yang baru selesai dibangun oleh Dinas Pariwisata Klungkung ludes terbakar pada Jumat (28/12/2025) petang sekitar pukul 17.00 Wita.
Bangunan yang didirikan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2024 ini sejatinya diproyeksikan sebagai motor penggerak ekonomi warga lokal.
Namun, material bangunan yang didominasi kayu dan atap onduline—yang dipilih untuk menahan korosi air laut—justru membuat api merambat dengan sangat cepat.
Plt. Kepala Dinas Pariwisata Klungkung, I Gusti Agung Putra Mahajaya, mengonfirmasi kejadian tersebut. "Kami sudah mengecek lokasi. Berdasarkan olah TKP awal kepolisian, api diduga dipicu oleh korsleting listrik. Kerugian material ditaksir mencapai Rp350 juta," jelasnya, Minggu (28/12/2025).
Ironisnya, kios-kios tersebut sedang dalam tahap finalisasi harga sewa oleh tim appraisal. "Baru seminggu lalu tim mengecek untuk menentukan harga sewa agar bisa segera digunakan warga, namun hasilnya belum keluar musibah ini sudah terjadi," tambah Mahajaya.
Saat ini, pihak Pemkab masih menunggu hasil penyelidikan menyeluruh dari pihak kepolisian sebelum menentukan langkah perbaikan.[*]
Editor : Hari Puspita