TABANAN, RadarBali.id – Kecelakaan maut kembali terjadi di "jalur tengkorak" Jalan Nasional Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Banjar Dinas Suraberata, Desa Lalanglinggah, Selemadeg Barat, Sabtu (27/12/2025) siang.
Sebuah minibus Daihatsu Espass yang mengangkut delapan orang terjun bebas ke jurang sedalam 10 meter setelah terlibat tabrakan hebat dengan sebuah truk.
Insiden tragis yang terjadi sekitar pukul 14.10 Wita ini merenggut dua nyawa, yakni pengemudi minibus bernama Sukamto,44, dan seorang balita perempuan berusia lima tahun, Fumika Nurshafiya Putri.
Kronologi Kejadian
Kecelakaan bermula saat truk bernopol DK 8687 WY yang dikemudikan I Gusti Komang Arnawa,54, melaju dari arah Denpasar menuju Gilimanuk. Setibanya di lokasi kejadian yang memiliki kondisi tikungan landai, truk tersebut diduga mengambil haluan terlalu ke kanan hingga masuk ke jalur berlawanan.
Naas, dari arah berlawanan muncul minibus Espass (AE 1526 VQ) yang dikemudikan Sukamto dengan kecepatan tinggi. Benturan "adu jangkrik" tak terhindarkan. Kerasnya hantaman membuat minibus terpental, terguling, dan berakhir di dasar jurang.
Kasat Lantas Polres Tabanan, AKP Anton Suherman, mengonfirmasi bahwa selain dua korban jiwa, enam penumpang lainnya mengalami luka-luka dan trauma:
- Meninggal Dunia: Sukamto (Sopir) dan Fumika Nurshafiya Putri (5).
- Luka-luka (Dirawat di RSUD Tabanan): Yuna Sari (32), Titin Dwi Yuliani (19), dan Aqila Febri Puji Lestari (11) yang mengalami patah tulang tangan.
- Selamat: Suroto (58), Mustofa Hiro Putra (9), Fatihah Kesya Putri (13), dan Agung Prayitno (37).
"Berdasarkan olah TKP, kecelakaan diduga akibat kelalaian sopir truk yang mengambil haluan kendaraan lain. Kami telah mengamankan barang bukti dan masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pengemudi truk," tegas AKP Anton, Minggu (28/12/2025).[*]
Editor : Hari Puspita