JEMBRANA, Radar Bali.id – Sebuah tempat usaha pengovenan kopra di Banjar Tibu Tanggang, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, dilalap si jago merah pada Minggu sore (28/12/2025).
Insiden yang terjadi sekitar pukul 16.55 Wita tersebut sempat memicu kepanikan warga sekitar karena kobaran api yang membesar dengan cepat.
Kebakaran bermula saat mertua dari pemilik usaha sedang mengawasi proses pengovenan. Tanpa diduga, api di dalam tungku tiba-tiba melonjak dan merembet ke struktur bangunan kayu.
Menyadari api tak terkendali, ia segera meminta bantuan warga dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Kasi Pemadam dan Penyelamatan Jembrana, Kade Bagus Darmawan, menyebutkan laporan diterima pada pukul 16.58 Wita. "Regu III Damkar Jembrana segera meluncur ke lokasi. Setibanya di sana, api sebenarnya sudah berhasil dijinakkan secara manual oleh warga secara gotong royong," jelasnya.
Petugas tetap melakukan proses pendinginan (overhaul) untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa di bawah tumpukan kopra.
Meski tidak ada korban jiwa, sang pemilik, Ida Bagus Ketut Kemenuh (50), menderita kerugian materiel sekitar Rp 10 juta. Lima kuintal kopra siap jual, bangunan pengovenan, hingga tanaman pisang di sekitar lokasi hangus menghitam.[*]
Editor : Hari Puspita