TABANAN, RadarBali.id – Warga Desa Antosari sempat digegerkan dengan hilangnya Ni Putu Sari Mastini,51, yang dikira raib dibawa wong samar.
Bayangkan saja, tim BPBD, polisi, hingga warga harus menyisir sungai di bawah jembatan shortcut Antosari-Bajera hingga larut malam. Pencarian pun berlangsung penuh mistis dengan bantuan ritual balian dan tabuhan gong baleganjur.
Namun, ketegangan itu berubah menjadi rasa lega sekaligus heran saat pagi harinya, Rabu (7/1/2026), diperoleh kabar bahwa Putu Sari berada di rumah asalnya (rumah bajang, di kampung halaman) di Wanasari, Penebel.
"Bukan hilang, ternyata korban pulang ke rumah bajang. Bahkan saat dicari ke sana, korban sedang asyik tidur," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tabanan, I Putu Trisna Widiatmika.
Meski berakhir antiklimaks, kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi warga untuk selalu berkomunikasi dengan anggota keluarga sebelum meninggalkan rumah guna menghindari kesalahpahaman yang melibatkan aparat penegak hukum dan petugas penyelamat.[*]
Editor : Hari Puspita