BANGLI , RadarBali.id – Nasib nahas menimpa I Made Darma Negara, 49, warga Banjar Pekuwon, Kelurahan Cempaga, Bangli. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah tertimpa pohon yang ditebangnya sendiri di kebun miliknya pada Sabtu (10/1/2026) sekitar pukul 18.00 Wita.
Peristiwa tragis ini bermula saat korban yang sehari-harinya tinggal di Gianyar, berangkat menuju kebunnya di Bangli pada Jumat (9/1/2026) siang untuk menebang pohon. Sang istri, Ni Made Arini, 50, sempat berkomunikasi melalui pesan WhatsApp pada pukul 14.55 Wita. Saat itu, korban mengabari bahwa tanaman jagungnya sudah tumbuh, namun setelah itu korban tidak lagi memberi kabar.
Rasa khawatir mulai menyelimuti pihak keluarga setelah ponsel korban tidak bisa dihubungi hingga Sabtu pagi.
Titik terang akhirnya muncul saat seorang warga, I Wayan Tangkas Sudiasa,43,, yang hendak berburu melintasi area kebun korban. Awalnya ia hanya melihat motor korban, namun saat kembali melintas, ia terkejut melihat sepasang sepatu di bawah tumpukan dahan.
"Saksi melihat tubuh korban, namun bagian kepalanya tertutup dahan kayu. Saat dicek bersama pihak keluarga, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan mesin pemotong kayu (senso) masih berada di dekat kepala korban," ujar Kasi Humas Polres Bangli, Iptu I Ketut Gede Ratwijaya, Minggu (11/1/2026).
Pihak kepolisian menduga korban tewas seketika akibat hantaman batang pohon tepat di bagian kepala. "Diduga korban terhantam batang kayu yang ditebangnya sendiri. Jenazah saat ini dititipkan di RSU Bangli," tambahnya.
Meski terpukul, pihak keluarga mengaku telah mengikhlaskan kejadian ini sebagai musibah murni dan menolak dilakukan otopsi.[*]
Editor : Hari Puspita